MEDANHEADLINES.COM, Medan – Dua kader Partai Hanura yaitu Mantan Wakil Gubernur Sumut, Brigjen TNI (Purn) Nurhajizah Marpaung serta Bupati Tapteng Bahctiar Sibarani memutuskan untuk meninggalkan partainya dan bergabung dengan Nasdem
Bergabungnya Nurhajizah dan Bachtiar Sibarani ke Partai Surya Paloh itu pun dibenarkan oleh Ketua DPP Nasdem, Martin Manurung.
“Ya Ibu Nurhajizah dan Pak Bahctiar Sibarani memang sudah bergabung dengan Nasdem,” ujar Martin
Namun ketika ditanyan jabatan apa yang akan mereka tempati di Nasdem, Martin belum bisa merincikannya karena belum diputuskan.
“Nanti di putuskan Ketum (Surya Paloh) dimana yang terbaik,” ungkapnya.
Menanggapi kepindahan dua kadernya, Sekretaris DPD Partai Hanura Sumut, Edison Sianturi mengungkapkan keputusan Nurhajizah masuk Partai Nasdem ibarat Kacang lupa kulitnya.
Meski tidak akan merasa kehilangan ditinggalkan Nurhajizah. Namun,ia menyangkan sikap Nurhajizah yang pergi tanpa pamit.
“Keputusan dia mau masuk partai mana, hak dia itu. Tapi, setidaknya pamit, sampaikan beberapa hal, kalau tidak bisa ketemu, bisa telfon, kalau tidak bisa juga pake SMS atau WA,” ungkapnya.
“Tidak ada dia sampaikan pengunduran diri. Nurhajizah sudah seperti kacang lupa akan kulitnya,” Tambahnya.
Untuk diketahui, Nurhajizah dan Bahtiar Sibarani awalnya merupakan kader Partai Hanura. Berkat Hanura keduanya berhasil menduduki jabatan strategis, yakni Wakil Gubernur untuk Nurhajizah dan Bupati Tapanuli Tengah untuk Bahtiar.
Bahtiar sendiri belakangan dipecat Partai Hanura karena saat Pilgub Sumut 2018 mendukung Paslon Djarot – Sihar Sitorus (Djoss). Sementara Partai Hanura memutuskan mendukung Edy Rahmayadi – Musa Rajekshah (Eramas).












