Foto : Arief Tampubolon di Polsek Medan Area
MEDANHEADLINES.COM, Medan – Pemilik media online, Muhammad Arief Tampubolon diserang orang tak dikenal, di Jalan Datuk Kabu Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Kamis (5/7/2018) lalu.
Arief Tampubolon pun membuat laporan pengaduan ke Polsek Medan Area, Jumat (6/4/2018) siang.
Laporan Pengaduan tersebut bernomor : LP/493/K/VII/2018/SPKT Polsek Medan Area, Tanggal 6 Juli 2018.

Saat diwawancarai Medan Headlines, Arief Tampubolon menyatakan, kejadian tersebut terjadi saat ia hendak pulang ke kediamannya, sekitar pukul 00.50 Wib. Kemudian, dua pria pakai jaket dan helm mengenderai sepeda motor matik warna hitam melempar mobilnya yang sedang melaju.
“Itu saat saya mau pulang, saya diikuti, dan diteror. Mobil saya dilempar pakai batu koral, dan kaca depan hancur. Maka dari itu, saya buat pengaduan,”katanya.
Dengan itu, tampak kondisi kaca depan mobil milik Arief Tampubolan jenis Toyota Soluna hancur parah.
Dijelaskannya, ia menduga serangan teror ini terkait dengan video penggerebekan kepala dinas yang bermain judi di Hotel Garuda Plaza Medan.
“Saya menduga, ya saya menduga ini ada kaitannya dengan video salah satu Kepala Dinas Pemprovsu yang digerebek main judi di Hotel Garuda Plaza,”katanya.
Disampaikan Arief, ketika video itu diketahui orang banyak, ada sama dirinya, teror ini pun terjadi.
“Memang banyak orang tahu adanya kejadian penggerebekan itu, dan videonya ada, begitu orang tahu ada sama saya, saya diteror begini. Jadi saya duga, ada kaitannya. Karena selama ini aman-aman saja,”ungkapnya.
Menurut Arief, penggerebekan tersebut terjadi pada 20 Mei 2018 malam, tepat pada bulan suci ramadan. Hingga Senin pagi, pemain judi berjumlah enam orang baru keluar dari Polda Sumut.
Selain menangkap pelaku teror, Arief juga meminta Polda Sumut menahan enam orang pemain judi tersebut. (raj)












