Ratna Sarumpaet Marah, Koordinat KM Sinar Bangun dan Koban Sudah Terdeteksi, Evakuasi Malah Dihentikan

MEDANHEADLINES.COM, Tigaras – Aktivis Ratna Sarumpaet marah-marah di Pelabuhan Tigaras, karena adanya rencana pemberhentian operasi evakuasi korban tenggelamnya KM Sinar Bangun. Pemberhentian tersebut direncanakan pada Selasa (3/7/2018).

Ratna heran, kenapa titik koordinat sudah ditemukan, malah proses evakuasi diberhentikan. Bahkan, kecewanya Ratna Sarumpaet, pemberhentian tersebut dilakukan dengan iming-iming bantuan dana pada keluarga korban.

“Saya gak mau dihentikan sebelum semua mayat diangkat. Ini masalah kemanusiaan, masalah kemanusiaan itu tidak lokal Tapanuli, tidak lokal nasional, ini internasional. Ini harus sampai selesai. Jangan diimingi-imingi dengan janji-janji yang semalam, nyawa orang, itu keluarganya ada di situ mau dibayar RP 69 juta, gak bisa,”ujarnya.

Disampaikannya, dia bisa saja melaporkan hal ini ke Perserikatan Bangsa-bangsa. Namun, ia ingin berdialog terlebih dahulu, agar proses evakuasi bisa dilakukan sampai selesai.

“Bisa saja saya resek, saya langsung lapor ke PBB. Tapi, saya mau bicara dulu, kita kan bisa bicara di sini, tapi jangan bilang saya tidak ada urusan dengan Ratna,”katanya.

Ia pun berharap, mayat korban yang telah terdeteksi dapat dievakuasi sampai selesai. (raj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.