MEDANHEADLINES.COM, Medan – Nasib sial dialami satu dari dua pelaku jambret handphone. Betapa tidak, karena gugup diteriaki oleh korbannya usai menjambret. Pelaku yang berada di boncengan terjatuh dari sepeda motor, tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP), Selasa (19/6) Sore.
Tak pelak, pelaku langsung diamankan dan sempat dihakimi warga sekitar. Sementara pelaku lainnya berhasil kabur bersama handphone korban. Pelaku yang mengalami nasib sial itu adalah Rizky Haditya (19) warga Jalan Rawa 1 Gang Sedar, Medan.
Informasi yang dihimpun, sebelum kejadian, sekira pukul 17.00 Wib, korban Nugra Heny (14) dan temannya makan bakso di samping sekolah Thomas Alfaedison Jalan Denai kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai. Siap makan, korban yang tinggal di Jalan Denai No 146, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai, berniat pulang ke rumah.
Namun, saat korban dan temannya berdiri di depan warung bakso. Tiba-tiba pelaku berboncengan satu sepeda motor memepet korban, kemudian pelaku yang di boncengan merampas handphone korban.
Korban yang terkejut spontan berteriak rampok sembari mengejar para pelaku. Sialnya, karena gugup diteriakin, pelaku yang berada di boncengan terjatuh dari sepeda motor. Melihat itu warga langsung menangkap dan menghakimi pelaku.
Beruntung pelaku berhasil diselamatkan personel Reskrim Polsek Medan Area yang sedang berpatroli di seputaran lokasi kejadian. Personel langsung mengamankan pelaku dan diboyong ke markas komando (Mako) guna proses hukum selanjutnya.
Kapolsek Medan Area Kompol J. Girsang menjelaskan, pelaku sudah diamankan dan korban sudah membuat laporan pengaduannya. Saat ini petugas masih memburu teman pelaku yang berhasil kabur dari lokasi kejadian.
” Untuk barang bukti Handphone Samsung J2 Prime milik korban berhasil dibawa kabur pelaku atas nama Novri. Dan kita masih melakukan pengejaran terhadap pelaku Novri,” jelas Kompol J Girsang kepada wartawan, Rabu (20/6) sore. (afd)












