MEDANHEADLINES.COM, – Kapal kayu yang diperkirakan membawa 80 puluhan penumpang tenggelam di Danau Toba Senin (18/6/2018) sekitar pukul 17.30 WIB. Kapal KM Sinar Bangun yang membawa penumpang dari pelabuhan simanindo menuju tiga ras dengan jarak tempuh 40 menit tersebut.
Diketahui, tenggelamnya kapal dalam perjalanan yang terlihat terombang-ambil di pertengahan danau. Hal tersebut disampaikan warga Karnal Sitanggang, yang menegaskan sampai saat ini korban baru ditemukan sudah 4 orang dan meninggal di lokasi darat.
“4 sudah dievakuasi dan sudah meninggal di darat”ujarnya.
Dipertegas Karnal Sitanggang, dengan mengirimkan foto-foto kejadian, suasana di lokasi pelabuhan hingga foto korban melalui komunikasi whats app, pemilik kapal saat sudah diamankan.
Diduga terkait kelalaian dalam pemberlakukan izin muatan angkutan yang melebihi kaapsitas, sehingga menimbulkan kejadian tenggelamnya kapal.
Terpisah, Wadir Polair Polda Sumut AKBP Ir Untung Sangaji menegaskan belum bisa memberikan keterangan lengkap kepastian jumlah korban yang sudah dievakuasi.
“Saat ini tim sedang di lokasi. Untuk kepastian jumlah korban belum bisa kita sampaikan. Karena kita juga sedang siaga menunggu dan mempersiapkan tim tambahan ke lokasi”katanya.
Disesalkannya, kejadian tersebut diduga buntut kelalaian pengelola kapal mengabaikan imbauan soal muatan kapal. Kapal tenggelam diduga kelebihan muatan sehingga lepas kendali.
“Sebulan lalu kita selalu tegaskan imbauan untuk antisipasi kejadian seperti ini. Muatan dan kesiapan pelampung harus diperhatikan. Akan tetapi, informasinya evakuasi penyelematan terkendala diduga kurangnya kesiapan itu. Untuk informasi lebih lanjut, nanti kita sampaikan lagi nanti,”pungkasnya. (raj)











