Insiden Pecah Ban Di Bandara Kualanamu, Ini Penjelasan Dari Garuda Indonesia

MEDANHEADLINES.COM – Setelah Mengalami Insiden Pecah ban yang dialami oleh Salah Satu Armadanya di Bandara Kualanamu, Pihak maskapai penerbangan Garuda Indonesia langsung mengeluarkan Penjelasan resminya

VP Corporate Secretary Garuda Indonesia, Hengki Heriandono menjelaskan, insiden pecah ban (tyre burst) itu terjadi pada penerbangan GA 190 Rute Jakarta-Medan

” Mengalami pecah ban belakang sebelah kiri di landasan Bandara Kualanamu Medan sesaat setelah mendarat dengan normal pada hari Senin,(11/5/2018) pukul 17.30 WIB, ” Ungkapnya

Selanjutnya pesawat berhenti di taxi way dan petugas ground handling melakukan proses penurunan penumpang dengan menggunakan tangga. Adapun seluruh penumpang diturunkan dalam keadaan selamat dan tanpa kendala apapun.

“Saat ini Garuda Indonesia bersama seluruh pemangku kepentingan terkait di Bandara Internasional Kualanamu tengah melakukan investigasi lebih lanjut perihal penyebab pecah ban tersebut,” kata Hengki

Penerbangan GA 190 Rute Jakarta-Medan yang dioperasikan dengan menggunakan armada B737-800 PK-GFT membawa sebanyak 162 penumpang yang terdiri dari 12 penumpang bisnis dan 150 ekonomi, yang diberangkatkan dari Jakarta pada Pukul 15.05 WIB.

“Pesawat PK-GFT yang melayani penerbangan GA-190 telah diperiksa sebelum terbang dari Jakarta dan dalam kondisi laik terbang,” terangnya

Sebagai tindak lanjut dari insiden tersebut, penerbangan GA 193 Rute Medan-Jakarta yang seharusnya dioperasikan dengan pesawat PK-GFT (ex GA 190) dialihkan dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia lainnya yang diberangkatkan pada pukul 22.30 waktu setempat serta telah mendapatkan delay kompensasi sesuai kebijakan yang berlaku.

“Demikian penjelasan ini kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan banyak terima kasih,” ungkapnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *