MEDANHEADLINES.COM – Terkait Kerusuhan di Mako Brimob yang menewaskan 5 Personil Kepolisian,,Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta Polri segera melakukan pengusutan secara terinci penyebab dan kronologisnya
“DPR juga meminta kepolisian memperketat pengamanan dan pengawasan di Mako Brimob dan sekitarnya, serta mengamankan sejumlah senjata api yang berhasil direbut oleh tahanan,” Ungkapnya
Bambang Juga menyampaikan dukacita mendalam atas gugurnya lima anggota Polri dalam kerusuhan tersebut serta meminta Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) untuk mengevaluasi terhadap rasio jumlah sipir yang tidak berbanding lurus terhadap jumlah tahanan guna mengantisipasi terulangnya kerusuhan di dalam lembaga pemasyarakatan (lapas).
“Saya mendorong Kemenkumham untuk lebih meningkatkan program-program pembinaan tahanan yang berkaitan dengan kerohanian dan keterampilan, serta meningkatkan kewaspadaan dan keamanan terhadap setiap tahanan agar kejadian tersebut tidak terulang,” ujarnya.
Bambang juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta tidak terprovokasi dan menyebarkan berita yang belum dikonfirmasi kebenarannya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai kerusuhan di Mako Brimob merupakan satu kejadian yang luar biasa, karena bisa terjadi di pusat sebuah institusi yang seharusnya paling aman.
Kalau di Mako Brimob saja bisa terjadi kerusuhan,menurut dia, maka apalagi di tempat lain sehingga harus ada transparansi terkait apa yang terjadi sesungguhnya terjadi latar belakang kejadian tersebut.
“Jadi, menurut saya perlu ada satu penyelidikan yang menyeluruh termasuk sistem yang ada di sana,” katanya.
Ia pun menegaskan, harus ada transparansi apa yang sebenarnya terjadi karena di media sosial, masyarakat menerima foto-foto yang memberitakan hal berbeda.
Dia juga menilai harus ada evaluasi terkait keberadaan tempat tahanan di dalam Mako Brimob, apakah masih diperlukan atau dibuat terpisah karena mengingat Brimob merupakan pasukan elite di Polri.(red)












