Polda Sumut Dalami Keterlibatan Pihak Lain dalam OTT di Dinas PMPTSP Sidimpuan

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Pihak Polda Sumatera Utara saat ini tengah mendalami adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang melibatkan Plt Kabid Pelayanan Perizin dan Non Perizinan, Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Padang Sidimpuan, Armen Parlindungan Harahap (36) atas CV Tapian Nauli, Selasa (10/4/2018) lalu.

Kasubbdit III/Tipikor Ditkrimsus Polda Sumatera Utara (Poldasu) AKBP Doni Satria Sembiring mengatakan pendalaman ini dilakukan karena tersangka diduga tidak bekerja sendiri, sehingga masih ada kemungkinan keterlibatan dari oknum lain.

“Kita masih mendalami kasusnya. Apakah ada pihak lain yang memang juga ikut terlibat dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) ini,” ungkapnya, Senin (16/4/2018).

Namun disinggung pendalaman itu apakah akan mengarah ke pejabat lain yang ada di Dinas PMPTSP, Doni enggan menjawabnya. Ia hanya mengatakan, jika dugaan itu masih memerlukan penyelidikan dan pendalaman yang lebih jauh.

“Kita belum bisa bilang. Makanya kasusnya masih didalami, apa betul adanya keterlibatan dari pihak yang lainnya,” jelasnya.

Sejauh ini, Doni juga mengatakan, pihaknya belum ada menambah jumlah saksi untuk mengungkap kasus tersebut. Begitupun lanjut dia, untuk tersangka kepolisian juga masih menetapkan satu orang, yakni hanya Plt Kabid Pelayanan Perizin dan Non Perizinan, Armen.

“Tersangka dan saksinya masih tetap. Nanti kalau ada perkembangan lain pasti akan kita kabari,” tandasnya.
Sebelumnya, Poldasu berhasil menangkap Armen dalam OTT dugaan pemerasan pengurusan izin pendirian usaha CV Tapian Nauli, di Dinas PMPTSP, Jalan HT Rizal Nurdin KM 7 Pijorkoling Kota Padang Sidempuan,

Armen dipersangkakan dengan Pasal 12 Huruf e dan atau pasal 11 UU RI No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.