Merasa Diperlakukan Tak Adil, Penarik Becak Unjuk Rasa ke Kantor Gubsu

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Ratusan Penarik becak Bermotor yang menamakan dirinya Solidaritas Angkutan Transportasi Umum (SATU) menggelar unjuk rasa memprotes maraknya Transportasi Online dan ketidak adilan pemerintah kepada penarik becak

Dalam Unjuk Rasa yang digelar di depan kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan ini , Para penarik becak juga menuntut pemerintah memperhatikan nasib mereka
“Kami tukang becak merasa sangat di diskriminasi oleh pemerintah” tegas R. Siregar salah seorang tukang becak.
Dikatakannya, Pemerintah tidak adil dalam menerapkan aturan, karena menggratiskan uji KIR terhadap angkutan online roda 4. Bahkan, biaya pengurusan SIM angkutan online hanya dikenai Rp 100.000
” Sementara kami untuk mengurus sim sangat sulit dan mahal,” Tegasnya.
Apa Lagi, menurutnya, dengan hadirnya transportasi online, pendapatan para tukang becak menurun drastis.
” kalo dulu masih bisa bawa uang Rp 100.000 ke rumah, kalo sekarang Rp 30.000 aja pun udah sukur kali,” jelasnya.
Selain itu, Massa juga menuntut pemerintah untuk lebih tegas dan konsisten menerapkan aturan. Mereka juga meminta pemerintah memasukkan tukang becak dan keluarganya sebagai peserta penerima bantuan sosial mulai dari Rastra, KIS, KIP, KUBE, PKH hingga bantuan sosial lainnya yang diprogramkan pemerintah.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.