MEDANHEADLINES.COM – Guna menghadapi arus globalisas serta perubahan teknologi yang makin canggih, dan era industri yang lebih maju yakni revolusi Industri 4.0. Pemerintah akan melakukan pelatihan Khusus yaitu pelatihan revolusi Mental bagi para penyelenggara Negara dan Pegawai Pemerintah.
“Sekarang adalah bagaimana kita merubah `mindset` (pola pikir)?kita dengan revolusi 4.0 ini, dan bagaimana teamwork kita dalam bekerja. Awal kita 1.000 peserta saja dulu, intinya kita ingin masif. Ini ada 34 kementerian, kita tinggal perkaya sedikit dan tinggal kita bagi. Presiden Jokowi mau ada dari semua eselon dan menteri-menteri juga ikut,” Kata Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.
Dikatakannya, Pelatihan khusus tersebut nantinya tidak hanya akan diberikan bagi pegawai pemerintah setingkat eselon I, II, III, dan IV di semua kementerian, tetapi juga dari kalangan swasta dan non government organization (NGO/LSM).
“ Keterlibatan semua pihak diharapkan dapat mendorong satu kesepahaman, baik dalam pola pikir maupun cara bertindak demi kemajuan bangsa,” jelasnya
Luhut menjelaskan, ide pelatihan tersebut berawal dari keinginan Presiden Joko Widodo agar setiap pihak mempunyai kesepahaman dalam pola pikir dan cara bertindak guna menghadapi era digitalisasi teknologi dseperti saat ini.
“Jadi bagaimana kita menyikapi perkembangan teknologi 4.0 itu yang begitu cepat. Bagaimana pula cara membuat manajemen yang rapi dan `teamwork` (kerja tim)?yang rapi. Sekarang, apabila dikaitkan dengan teknologi 4.0, karena teknologi ini kalau kita tidak paham, nanti masing-masing akan lari kemana-mana,” ujarnya.
Senada dengan Luhut,Menko Perekonomian Darmin Nasution menambahkan perlunya persiapan yang baik untuk program tersebut. Ia mengaku khawatir banyak pihak yang belum siap, terlebih jika hanya mengandalkan teori, tanpa disertai praktik.
“Kita tidak bisa lagi hanya berpikir dengan `mindset`?seperti sekarang ini dan bertindak dengan gaya lama. Nah bagaimana caranya? Kalau hanya pakai teori tentu tidak akan jalan, maka caranya adalah harus adanya?pelatihan langsung,” imbuhnya.
Program pelatihan revolusi mental diadaptasi dari program sebelumnya yang dinilai berhasil diterapkan oleh Kementerian Tenaga Kerja dalam meningkatkan?kemampuan dan kompetensi tenaga kerja Indonesia dalam menghadapi revolusi industri 4.0.
Dalam implementasinya nanti, pemerintah akan melibatkan para pembimbing berkualitas dari Tsinghua University (Tiongkok), Massachusets Institute of Technology/MIT (Amerika Serikat) dan Temasek.
Program tersebut rencananya akan dimatangkan kembali pada April dan dilaksanakan pada Mei tahun ini, setelah sebelumnya dibentuk panitia kecil yang akan mendata para peserta dari 34 kementerian.(red)












