MEDANHEADLINES.COM – Bakal calon Bupati Deliserdang Sofyan Nasution meminta kepada Mendagri agar menunda pelaksanaan Pilkada di Deli Serdang Demi tegaknya Demokrasi di Indonesia
Hal ini diungkapkannya melihat terjadinya ketidakadilan dalam proses demokrasi dalam penetapan Calon Bupati Deli Serdang yang dilakukan Oleh KPU Deli Serdang
Diketahui, KPU Deli Serdang kembali tidak meloloskan pasangan Sofyan- Jamila karena menganggap syarat dukungan dari Masyarakat untuk maju sebagai calon dari jalur Independen tidak mencukupi, Padahal setelah dilakukan gugatan dan penghitungan ulang ternyata syarat dukungan itu telah memenuhi syarat.
” Dalam Gugatan Pertama sudah Clear bahwa Syarat sudah Mencukupi dengan 102 ribu dukungan, namun mengapa saat data dimasukan ke Silon oleh operator dari ASN kembali lagi menjadi 69 ribu dan dianggap tak memenuhi syarat,” Jelasnya.
Sofyan juga memaparkan selain adanya indikasi kecurangan, ia juga mensinyalir adanya Intimidasi dari ASN terhadap para pendukungnya agar mengalihkan dukungan kepada calon lain.
“Untuk menghindari penyalahgunaan amanah rakyat, dan pendewasaan demokrasi di Deliserdang maka kami minta agar Mendagri Menunda Pelaksanaan Pilkada ini serta segera mengangkat plt bupati Deliserdang agar proses pilkada berjalan Netral,” Pungkasnya.
” Selain itu kita juga mendesak agar KPUD Deliserdang segera diganti dengan yang netral dan profesional,” Tambah Sofyan
Menambah pernyataan ini, Konsultan Politik Sofyan, Yurial Arief Lubis Mengatakan, Pihaknya akan terus melakukan gugatan atas ketidakadilan dan intimidasi yang mereka terima.
“Kami tidak terima kalo caranya begini, dan kita akan terus melakukan gugatan dan akan mengadukan komisioner KPU Deli Serdang agar disidang ke DKPP,” Tegasnya. (red)












