Ragam  

Fasilitas Pendukung Geopark Kaldera Toba Mulai Dioperasikan

MEDANHEADLINES.COM, Parapat – Sejumlah fasilitas penunjang kawasan yang menjadi salah satu destinasi prioritas pariwisata dan cagar budaya dilindungi PBB, Geopark Kaldera Toba, mulai dioperasikan pemerintah. Fasilitas yang mulai dioperasikan tersebut yakni Pusat Informasi (Geocentre) Geopark Kaldera Toba (GKT) di Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan meresmikannya pada akhir pekan lalu.

Pada kesempatan itu, Jonan berharap Geocentre dapat berkembang menjadi fasilitas berstandar internasional. Karena itu, dia meminta pemerintah daerah dan otoritas terkait untuk dapat mengoperasikannya dengan baik.

“Ini adalah salah satu geopark di atas gunung yang terbesar di dunia, bahkan di Eropa saya tidak lihat yang sebesar ini. Tantangannya adalah bagaimana membuatnya menjadi pusat tujuan wisata,” katanya.

Selain fasilitas Geocentre, Jonan memastikan pemerintah pusat akan terus memberikan perhatian dan dukungan berupa pembangunan infrastruktur dan moda transportasi. Pada tahun ini akan dibangun jalan tol Medan-Pematangsiantar serta perbaikan rel kereta api guna memperluas dan memudahkan akses menuju kawasan Danau Toba.

Selain fasilitas Geocentre, Jonan memastikan pemerintah pusat akan terus memberikan perhatian dan dukungan berupa pembangunan infrastruktur dan moda transportasi. Pada tahun ini akan dibangun jalan tol Medan-Pematangsiantar serta perbaikan rel kereta api guna memperluas dan memudahkan akses menuju kawasan Danau Toba.

Dengan begitu, jarak antara Medan dengan Danau Toba dapat ditempuh hanya dalam waktu tidak lebih dari tiga jam atau memangkas separuh dari waktu tempuh saat ini. Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah II Paul Ames Haloman mengungkapkan, jalan tol Medan-Tebing Tinggi ditargetkan akan terhubung pada Oktober 2018.

“Terkait dengan pembebasan lahan warga, ditargetkan pada Februari mendatang sudah tuntas untuk bisa dilanjutkan pengerjaan jalur tol Binjai-Medan-Tebing Tinggi.” jelasnya

Saat ini proses pembangunan Seksi 1 (Tanjung Morawa) dan seksi 7 (Sei Rampah-Tebing Tinggi) telah berjalan. Begitu juga dengan ruas tol Binjai-Medan yakni Seksi 1 Helvetia-Tanjung Mulia, sudah dikerjakan. (cis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.