Sumut  

Jelang Pilkada, Kapolda Ingatkan Personilnya Awasi Black Campain dan Money Politik

MEDANHEADLINES.COM – Untuk mengantisipasi terjadinya kerawanan jelang pemilihan kepala daerah di Sumatera Utara, Kapolda Sumatera Utara, Irjend Pol Paulus Waterpauw mengingatkan seluruh personelnya agar dapat mengawasi adanya Black Campain dan Money Politik

Hal ini diungkapkannya saat memimpin apel gabungan Operasi Mantap Praja Toba 2018 di Lapangan Benteng Medan, Sabtu (6/1/2018).
“Segala bentuk gangguan Kamtibmas dan pelanggaran Pilkada harus kita antisipasi. Jangan sampai terjadi kecurangan berupa money politik dan black campain,” kata Paulus.
Selain itu, menurutnya hal lain yang penting di awasi adalah Pengolahan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) dan Daftar Pemilih Tetap (DPT),karena Kedua persoalan ini kerap menjadi pemicu perdebatan saat pelaksanaan pilkada di beberapa daerah.
“Kita harus mengantisipasi adanya protes partai politik, aksi unjuk rasa dan sengketa pilkada serta bentuk kerawanan lainnya. Kita harus menunjukkan semangat kesiapan dan tanggungjawab dalam melaksanakan tahapan-tahapan pilkada,” tandas Paulus.
Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan proses penyelenggaraan pilkada. Mulai tanggal 8 Januari hingga 13 Februari, KPU Sumut akan melakukan penetapan dan pengundian calon.
Masa kampanye, kata Paulus, dimulai tanggal 15 Februari hingga 23 Juni. Untuk pemungutan suara, sambungnya, akan digelar tanggal 27 Juni di 8 kabupaten/kota yang menggelar Pilkada termasuk Pilkada Gubernur Sumut.
“Operasi mantap praja ini akan berjalan hingga selesainya proses pilkada. Saya harap, semua instansi saling bersinergi dalam menjaga keamanan terutama dalam mengawal Pilkada damai,” katanya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.