Sumut  

Kapolda Pimpin Gelar Pasukan Operasi Lilin Toba di Mapolda Sumut

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara Irjen Pol. Paulus Waterpauw  memimpin gelar apel pasukan menjelang Operasi Lilin Toba 2017 di Lapangan KS Tubun, Mapolda Sumut, Kamis (21/20/2017)

Bertindak sebagai inspektur upacara Kapolda SumutTurut hadir segenap “Apel ini dilaksanakan sebagai pengecekan akhir kesiapan kita dalam melaksanakan operasi pengamanan Perayaan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, baik pada aspek personil, sarana prasarana pendukungnya, serta keterpaduan unsur lintas sektoral dalam pengamanan guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” Kata Kapolda saat membacakan amanat Kapolri

Dalam Apel yang dihadiri juga oleh unsur pimpinan daerah, pejabat instansi sipil, TNI, para tokoh agama dan masyarakat dan pemuda ini Paulus menjelaskan, Perayaan Natal 2017 dan pergantian tahun yang bersamaan dengan libur sekolah merupakan saat yang dinantikan oleh masyarakat di seluruh penjuru dunia, dengan penuh kebahagiaan dan sukacita yang diharapkan bisa terselenggara dengan nyaman, aman, lancar.

“Menjadi tugas kita sebagai aparat keamanan untuk memenuhinya,” jelasnya.

Sebelum Gelar Pasukan Operasi Lilin Toba 2017 ini dilaksanakan, Polri didukung oleh TNI serta stakeolder lainnya dalam hal ini Kemenhub, Kemenpupera, Kemenkes, Pertamina dan Jasa Marga telah melaksanakan rapat koordinasi untuk menjamin kelancaran arus mudik dan arus balik.

“Sedangkan untuk menjamin ketersediaan dan stabilitas harga pangan pokok, Polri bersama dengan Kementan, Kemendag, Kemenperin, Badan POM, KPPU dan Perum Bulog telah melaksanakan langkah-langkah preventif secara sinergis guna mencegah terjadinya permasalahan dalam pemenuhan kebutuhan bahan pokok. Upaya tersebut akan terus dilakukan sepanjang pelaksanaan Operasi Lilin 2017 berlangsung,” sambung Paulus.

Operasi Lilin Toba 2017 akan dilaksanakan terhitung mulai tanggal 23 Desember 2017 sampai 1 Januari 2018 dengan mengedepankan kegiatan preventif didukung kegiatan intelijen dan penegakan hukum.

Operasi ini melibatkan 170.304 personil yang terdiri atas 90.557 personil Polri, 20.070 personil TNI dan 60.177 personil dari instansi terkait beserta komponen masyarakat lainnya.

“Di semua tempat telah dibangun 1.609 pos pengamanan dan 643 pos pelayanan yang tergelar di seluruh wilayah Indonesia dan tolok ukur keberhasilan Operasi Lilin Toba 2017 ini ditandai dengan terwujudnya kamseltibcarlantas, menurunnya angka kejahatan, tersedianya kebutuhan dan stabilitas harga bahan pokok serta tertanggulanginya dampak bencana alam,” paparnya.

” saya juga menyampaikan apresiasi dan ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat dalam mendukung keberhasilan penyelenggaraan Operasi Lilin 2017, semoga pengabdian dan kerja keras yang telah kita lakukan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” Tutup Paulus .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.