MEDANHEADLINES.COM, BATUBARA — Warga dua desa di Kabupaten Batubara terlibat tawuran. Satu orang tewas dan tiga lainnya terluka cukup parah.
Dua desa yang terlibat bentrok adalah Desa Sei Buah Keras dan Desa Aek Nauli. Tawuran dikabarkan terjadi pada Senin (11/12/2017) dinihari.
Sampai sekarang warga masih bersiaga mengantisipasi tawuran susulan. Dari informasi yang diterima, Desa Aek Nauli lebih dulu menyerang. Para pelaku membawa senjata tajam dan balok.
“Mereka yang lebih dulu memancing kemarahan warga kami,” Kata Kepala Desa Sei Buah Keras Saiban, Selasa (12/12/2017).
Sejumlah warga Sei Buah Keras dianiaya. Adi Sastro Lumban Jaya dilaporkan tewas. Dia mendapat luka serius di leher, lengan, badan dan kepala. Sedangkan tiga lainnya hanya terluka.
Dua diantaranya mendapat luka serius di kepala, memar di dada dan jari putus. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun akhirnya korban dirujuk ke Medan.
Kasat Reserse Kriminal Polres Batubara Ajun Komisaris Polisi Zulfikar menyebut, tawuran itu dipicu karena perselisihan beberapa hari sebelumnya. Salah satu pihak tidak senang saat ditegur.
Ada 10 orang yang sudah diamankan. Mereka diduga sebagai pelaku yang telah menganiaya korban. Tujuh diantaranya juga sudah jadi tersangka.
“Saat diamankan 10 orang, diperiksa secara maraton, jadi 7 tersangka,” pungkas Zulfikar. (pra)











