Sumut  

Seperti di Filipina, Wagubsu Ingin Pengedar Narkoba di Tembak Mati

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Tingginya angka Peredaran Narkoba di Wilayah Sumatera Utara Mendapat tanggapan keras dari Wakil Gubernur Sumut Nurhajizah Marpaung.

Nurhajizah menginginkan agar cara yang diterapkan di Filipina, yakni tembak di tempat bagi para pelaku pengedar Narkoba bisa diterapkan agar memberikan efek Jera dibandingkan sekadar dijebloskan ke penjara.

“Capek kita. Dimasukkan pun ke dalam penjara sebanyak-banyaknya pelakunya tidak habis-habis juga. Coba lihat Filipina, 1.500 bandar narkoba setiap tahun mati ditembak,” kata Nurhajizah, Senin (11/12/2017)

Pensiunan jenderal TNI AD bintang satu ini juga menginginkan adanya payung hukum dalam pelaksanaan tembak di tempat pelaku peredaran narkoba.

Penerapan sanksi tembak di tempat bagi para bandar narkoba di Filipina diberlakukan sejak dipimpin Presiden Rodrigo Duterte. Kendati kebijakannya dikecam keras oleh banyak pihak di dunia, Rodrigo tidak peduli. Kebijakan kontroversialnya itu tetap berjalan.

“Iya, saya serius agar kebijakan tembak di tempat bagi para pelaku peredaran narkoba di Sumut dijalankan,” kata Nurhajizah. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.