Sumut  

Sudah Capai 94 %, Pelabuhan Kuala Tanjung  Segera di Operasikan Tahun 2018

MEDANHEADLINES.COM – Proyek pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung yang diproyeksikan akan menjadi pelabuhan terbesar dan merupakan pintu masuk Pulau Sumatera sudah hampir rampung.

Pembangunan Pelabuhan milik PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 yang akan menjadi perhubungan internasional di kawasan barat Indonesia itu diketahui telah mencapai 94% untuk sisi laut dan 74,5 persen untuk sisi darat.

Pelabuhan ini nantinya akan memiliki kapasitas hingga mencapai 20 juta TEUs yang terus dikembangkan secara bertahap hingga tahun 2023.

Menteri Perhubungan Indonesia, Budi Karya Sumadi menjelaskan, selama ini barang-barang yang ada di seluruh Indonesia tidak terkoordinasi dengan baik sehingga yang menjadi hub adalah negara-negara tetangga.

“Pelabuhan Kuala Tanjung ini memiliki dua fungsi yaitu fungsi transhipment dan fungsi sebagai port untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Sehingga hub yang kita bangun lokasinya ideal berada di ujung Selat Malaka,” ujar Budi

ia menambahkan untuk mendukung beroperasinya Pelabuhan Kuala Tanjung, akan dilengkapi dengan infrastruktur transportasi penunjang dan terintegrasi seperti jalan tol dan kereta api.

“Proyek pengembangan ini perlu didukung oleh semua pihak untuk mengkampanyekan bahwa kita memiliki Kuala Tanjung yang menjadi transhipment port,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama Pelindo 1, Bambang Eka Cahyana menerangkan bahwa Terminal Multipurpose Kuala Tanjung akan mulai beroperasi pada Maret 2018.

“Kami merancang konsep pelabuhan dan industri yang akan dikembangkan di Kuala Tanjung bisa terintegrasi secara langsung yang dibuat berstandar internasional,” terangnya.

Bambang juga berharap dengan adanya Pelabuhan Kuala Tanjung mampu meningkatkan kinerja logistik dan daya saing Indonesia sehingga bisa berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.