MEDANHEADLINES.COM, Medan – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Dr HT Erry Nuradi meminta agar pengurus Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Sumut harus bisa menunjukan kualitas dan kelasnya dalam melaksanakan pembangunan di Sumut
Hal itu diungkapkan Gubernur saat menerima perwakilanGapensi Sumut yaitu Dewan Pertimbangan BPD Gapensi Sumut Sanggam Bakkara, Ketua BPD Gapensi Sumut Tiopan Manuasa Pardede, Sekretaris BPD Gapensi Sumut Surung Panjaitan serta pengurus lainnya.
“Saya berharap Gapensi sebagai asosiasi jasa konstruksi Nasional menunjukkan kelasnya sebagai organisasi yang punya kualitas. Karena kita juga dituntut mewujudkan good governance sehingga perusahaan yang ada juga harus bisa lebih baik,” sebut Gubernur sekaligus menyampaikan dukungannya atas rencana pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Gapensi Sumut pada 20 November mendatang.
Selain itu, Gubernur juga mengatakan setidaknya ada beberap faktor yang harus dimiliki sebuah perusahaan agar dapat disebut baik yakni transparansi, akuntabilitas dan responsibilitas serta lainnya yang mencerminkan profesionalitas serta berintegritas.
“Jika faktor itu harus dapat dipenuhi. Kalaupun kita lihat praktik KKN masih ada, tetapi harus terus diminimalisir. Jadi bagaimana kita bisa saling bantu dan saling mengisi apa yang kurang. Jadi selamat ber-Musda kepada Gapensi Sumut,” sebut Erry.
Sementara Dewan Pertimbangan Gapensi Sumut Sanggam Bakkara bersama Ketua Gapensi Sumut TM Pardede menyampaikan bahwa dalam Undang-Undang Nomor 2/2017 tentang Jasa Konstruksi, pemerintah memberikan peluang kepada pengusaha lokal untuk bisa terlibat dalam pelaksanaan pembangunan di daerahnya. Tidak hanya kepada pemerintah, tetapi juga perusahaan BUMN dan BUMD yang ada.
“Dengan perkembangan pembangunan yang ada sekarang, kita berharap Gubernur juga memberikan solusi agar pengusaha lokal mendapat tempat untuk berpartisipasi dalam pembangunan,” ujar Sanggam sekaligus berterimakasih atas perhatian Gubernur untuk mendorong pengusaha lokal memiliki daya saing yang tinggi.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut Abdul Haris menyebutkan bahwa upaya memberikan pembinaan jasa konstruksi telah dimulai sejak tahun ini. Meskipun diakuinya masih belum begitu maksimal karena tergolong baru, namun pihaknya terus mendorong agar perusahaan jasa konstruksi yang akan bermitra dengan pemerintah memiliki pengetahuan serta integsritas yang baik. (rls)












