Sudah Puluhan Tahun desa Di Nias Utara Gelap, Ini Penjelasan PLN

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Hingga saat ini, puluhan desa di Kabupaten Nias Utara belum juga dialiri listrik.

Di Kecamatan Namohalu Esiwa, ada enam desa yang warganya hidup tanpa listrik. Enam desa tersebut antara lain, Desa Hilibanua, Desa Sisobahili, Desa Sisarahili, Desa Berua dan Desa Orahili. Desa – desa itu ditinggali ribuan kepala keluarga. Selama ini, masyarakat hanyae mengandalkan genset sebagai sumber listrik.

“Ini sudah puluhan tahun desa kami tidak teraliri listrik dan sudah pernah kami ajukan permohonan. Namun sampai sekarang masih belum membuahkan hasil,” ujar Kades Hilibanua Itolo Lahagu, Rabu, 25 Oktober 2017.

Menanggapi itu, General Manager PT PLN (Persero) Feby Joko Priharto mengatakan pihaknya sedang melakukan pembangunan transmisi untuk mengalirkan listrik ke desa – desa di Nias. Namun pembangunan transmisi masih terkendala pembebasan lahan untuk pembangunan transmisi.

“Nias tidak masuk dalam sistem kelistrikan Sumatera.
Beban puncaknya 25 MW, padahal disana kapasitas kita 50 MW. Kendala kita di akses penyalirannya” kata Feby.

Saat ini PLN sedang membangun gardu induk dari Teluk Dalam ke Gunung Sitoli. Pembangunan transmisi terganjal pembebasan lahan.

“Kalau PLN disuruh membayar pasti membayar. Tapi ini ada Permen nya, Kalau kita membayar lebih dari ketentuan Permen, bisa masuk penjara,” pungkasnya. (Pra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.