Ratusan penarik betor unjuk rasa tuntut penghapusan Transportasi Online

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Semakin maraknya perkembangan Transportasi berbasis online dan tidak tegasnya pemerintah dalam melakukan penindakannya membuat Ratusan penarik becak motor (Betor) yang tergabung dalam Solidaritas Angkutan Transportasi Umum (SATU) menggelar aksi unjuk rasa di Depan kantor Gubernur Sumatera Utara.

Sebelumnya, Ratusan Penarik Betor ini  berkumpul  terlebih dahulu di  Jalan Pulau Pinang, dekat Lapangan Merdeka, dan melakukan konvoi menuju kantor Gubsu yang berada di jalan Diponegoro Medan.

” Harga mati, tutup dan hentikan transportasi online sekarang juga, dan laksanakan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan raya,” kata Idris, salah satu kordinator aksi dalam orasinya di depan kantor Gubsu, Selasa (24/10/2017)

Idris juga meminta Gubsu untuk mencopot Kepala Dinas Perhubungan Sumut yang bersikap arogan dan tidak mengikutsertakan abang betor dalam menentukan kebijakan dan arah pembangunan transportasi di Sumut.

“Kami juga menuntut kesejahteraan sepenuhnya untuk driver dan keluarga angkutan konvensional, baik itu KIS, KIP, dan sebagainya,” tandasnya.

Selain itu ia juga meminta agar pemerintah memberikan perlindungan dan peremajaan terhadap angkutan konvensional, baik betor, angkot, dan taksi.

“Lakukan peremajaan terhadap seluruh angkutan konvensional tanpa pandang bulu, dan jadikan betor sebagai ikon wisata dan budaya Sumut, khususnya di Kota Medan,” tambahnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.