Sumut  

Taksi Online tak kunjung di tindak, KESPER-Organda akan gelar aksi Mogok

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Ketua Keluarga Besar Supir Pemilik Angkutan Kota (KESPER) Sumut, Israel Situmeang yang didampingi oleh salah seorang pengurus Organisasi Perusahaan Angkutan Darat (Organda) Medan, Jaya Sinaga mengatakan akan melakukan mogok massal selama 3 hari karena menganggap pemerintah yang tak tegas dalam menghentikan operasional taksi online.

“Sebagai pengemudi angkutan kota konvensional secara berkala kami melakukan uji KIR dan membayar KPS yang artinya memberi pemasukan dana bagi pemerintah, Grabcar dan sejenisnya kan tidak,” kata Israel.

Sementara itu, Jaya menambahkan, jumlah armada angkutan online yang saat ini diperkirakan mencapai 31.000 unit di Medan juga menyalahi ketentuan. Seharusnya, jumlahnya hanya 3.500 unit dan tergabung di badan usaha angkutan yang ada sebagai angkutan sewa khusus.

“Berkali-kali, baik melalui rapat-rapat maupun surat Organda sudah menyampaikan keberatan tersebut tetapi belum direspon gubernur,” ujar Jaya.

Israel juga mengancam akan menggelar aksi mogok Selama tiga hari berturut-turut (24-26/10/2017), jika gubernur tidak segera menghentikan operasional angkutan online.

Sebelumnya, pada April lalu, KESPER sudah pernah berdemonstrasi untuk tuntutan yang sama, yakni berhentinya operasional angkutan berbasis aplikasi.namun hingga kini tuntutan tersebut tak kunjung dipenuhi. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.