Medan  

Dinas Perdagangan akan Sidak harga beras yang tak sesuai aturan

MEDANHEADLINES, Medan –Meski Harga eceran tertinggi (HET) beras telah ditetapkan oleh pemerintah namun pada prakteknya disinyalir masih banyak terjadi penyimpangan –penyimpangan di lapangan.

Oleh karenanya, Kepala Dinas Perdagangan Kota Medan, Syarif Armansyah Lubis mengatakan, pihaknya akan segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah ritel dan distributor beras di Kota Medan untuk mengecek penerapan harga eceran tertinggi tersebut.

“Ya Insya Allah besok akan kami lakukan sidak, karena kesepakatan dengan mereka (para distributor beras) untuk menghabiskan stok beras berakhir hari ini,” kata Armansyah ,Kamis (28/9/2017).

Ia menjelaskan, pihaknya bersama dengan puluhan distributor beras membuat kesepakatan selama dua pekan untuk menghabiskan stok beras sebelum menerapkan HET, sesuai kebijakan Kementerian Perdagangan beberapa waktu lalu.

“Mereka setuju untuk menerapkan HET beras, namun pada pertemuan dua pekan lalu mereka meminta waktu untuk menghabiskan stok beras selama dua pekan,” sebutnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, setelah habis waktu kesepakatan itu pihaknya akan memberikan sanksi jika para distributor beras itu tidak menerapkan HET tersebut.

“Nanti kita akan bagi tim-tim untuk melakukan sidak. Nah, kalau nanti masih ada yang memakai harga lama tentu akan kita tindak,” ujarnya.

“Akan tetapi, pertama lebih dulu kami akan memberi peringatan, namun jika kedua kalinya kedapatan, maka nanti kami akan usulkan izinya dicabut,” tandasnya.

Seperti diketahui, Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 57 Tahun 2017, HET beras meliputi beras medium dan premium dengan harga yang berbeda-beda di setiap daerah di Indonesia.

Untuk pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi, Lampung, dan Sumatera Selatan, HET beras medium yakni Rp 9.450 sedangkan HET beras premium yakni Rp 12.800.

Sementara untuk pulau Sumatera, kecuali Lampung dan Sumsel serta Kalimantan ditetapkan HET beras medium Rp 9.950 dan HET beras premium Rp 13.300.

Sedangkan untuk Maluku dan Papua, HET beras medium Rp 10.250, dan HET beras premium Rp 13.600. Sesuai dengan permen tersebut, HET beras ini dapat dievaluasi sewaktu-waktu.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.