MEDANHEADLINES, Medan – Menjelang digelarnya pemilihan kepala daerah pada tahun 2018 mendatang, Gubernur Sumatera Utarar HT Erry Nuradi mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kebersamaan dan kerukunan khususnya antar umat beragama.
Gubsu mengatakan pemilihan kepala daerah sangat rawan akan perpecahan di masyarakat mulai dari perbedaan pendapat hingga perbedaan keyakinan, yang akhirnya akan mengancam terhadap ketentraman masyarakat dan perpecahan.
“Marilah kita tidak saling mengejek bahkan mengumbar kesalahan antar calon pemimpin kepala daerah dan juga para pendukung. Agar ketentraman dan kerukunan kita yang selama ini terbina dengan baik dan akrab tetap terjalin,” paparnya saat membuka rapat koordinasi Kesbangpol ,FKUB,FKDM,FPK dan FKPT Pemprovsu se Sumatera Utara
Menurut Gubsu pada tahun 2018 merupakan tahun politik apalagi di Sumut akan digelar pilkada serentak untuk pemilihan Gubernur serta ada 8 Kabupaten/kota yang akan mengelar pilkada yakni Padang Sidempuan, Padang Lawas Utara, Batubara, Padang Lawas, Langkat, Deliserdang,Tapanuli Utara dan Dairi.
“ Oleh karena itulah maka kebersamaan perlu di jaga,” Pungkasnya.
Sementara itu Kepala Kesbongpol Provsu Suriadi Bahar mengatakan kegiatan rapat koordinasi ini dilaksanakan untuk mensinergikan dan singkronisasi tigas dan fungsi Kesbangpol dan forum-forum strategis dalam menjaga dan memelihata ketentraman dan ketertiban di willayah Sumut dalam menghadapi Pilkada 2018 mendatang.
Dengan terlaksananya rapat koordinasi ini, nantinya diharapkan peran dan fungsi forum-forum strategis yang ada baik di provinsi maupun Kabupaten/kota se Sumut yaitu FKUB,FKDM,FPK,FPB dan FKPT semakin meningkatkan koordinasi , sinergitas dan singribisasi dengan pemerintah daerah dalam rangka memelihara, ketentraman dan ketertiban masyarakat (red)












