Medan Islamic Center Tak kunjung Terealisasi, Pemko : terkendala Pembebasan Lahan

MEDANHEADLINES, Medan  –  Meskipun Rencana Pembangunan Islamic Centre  telah bergulir sejak 2014 yang lalu dan anggarannya berulang kali ditampung dalam APBD Kota Medan, namun realisasi pembangunannya hingga saat ini  tak juga terealisasi.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKP2R) Kota Medan, Samporno Pohan mengungkapkan, kendala pembangunan Islamic Centre yang berada di kawasan Medan Labuhan itu  ternyata masih berkutat pada pembebasan lahan.

Namun Pihaknya berjanji  dalam waktu dekat akan segera membereskan masalah pembukaan akses jalan menuju lokasi pembangunan tersebut

“Masyarakat sebenarnya mendukung rencana pembangunan ini. Hanya saja gimana kita mulai membangun, sementara akses menuju ke sana belum ada,” ungkap Samporno dalam rapat Panitia Khusus (Pansus) DPRD Medan pembahasan Laporan Pertangungjawaban (LPj) APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2016, di Ruang Banggar DPRD Medan.

Samporno juga mengatakan, pihaknya optimis pembangunan Islamic Centre akan dimulai pada 2018. Sebab selama ini hambatan pembangunan tersebut pada pembebasan lahan menuju lokasi yang belum rampung.

Lebih lanjut ia menyebutkan, dari luas lahan 40 ha di lokasi tersebut, 22 ha diantaranya akan dioptimalkan untuk pembangunan Islamic Centre.

“Namun dalam perjalanannya, 18 hektar  lahan yang seharusnya ikut dibebaskan tidak memiliki surat alas hak. Makanya 22 hektar yang ada bisa dimanfaatkan buat pembangunan,” katanya.

Menanggapi hal ini, Anggota Pansus LPj  DPRD Medan Muhammad Nasir mengatakan, Pemko Medan tidak mempunyai perencanaan matang dalam pembangunan Islamic Center. Sebab, anggaran yang telah lama dialokasikan di APBD belum mampu terserap lantaran kendala pembebasan lahan.

“Sebenarnya salahnya di mana, diperencanaan atau pembebasan (lahan)? Kalau saya menilai, perencanaannya yang tidak serius atau amburadul,” Pungkasnya.

Diketahui, sejak wacana pembangunan Islamic Centre digulirkan,sekitar tahun 2005 yang lalu,  masalah pembebasan pembebasan lahan milik masyarakat masih menjadi kendala utama. Di mana dari total 40 hektar lahan Islamic Centre, baru 22 hektar yang berhasil dibebaskan. (red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *