MEDANHEADLINES, Medan – Menjelang Pilgubsu tahun 2018 Mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Medan menargetkan penambahan partisipasi pemilih di kota Medan.
Ketua KPU Medan Hardensi Adnin mengatakan, agar partisipasi ini bisa meningkat maka diperlukannya Kordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemko) Medan dalam hal pemutakhiran data pemilih yang berada di tingkat kecamatan dan kelurahan.
“ Sebelumnya, pada pemilihan Walikota yang lalu diketahui jumlah partisipasi pemilih hanya sekitar 25 persen dan setelah kita lakukan Evaluasi salah satu penyebabnya adalah di masalah data pemilih,” Ungkap Hardensi saat Melakukan Audiensi di Rumah Dinas Walikota, Rabu (20/9/2017).
Ditambahkannya, KPU sebelumnya juga telah melakukan sejumlah pertemuan dengan Camat dan Lurah untuk melakukan diskusi dan pemutakhiran terkait data pemilih tersebut.
“ Kedatangan kita selain untuk melakukan Kordinasi juga melakukan Silaturahmi dengan Walikota Medan,” Ungkapnya
Menanggapi hal ini, Walikota Medan Dzulmi Eldin mengatakan, Pemko Medan mendukung penuh koordinasi yang dilakukan KPU Kota Medan dengan Kecamatan dan Kelurahan di Kota Medan.
“Selain koordinasi dengan Kecamatan dan Kelurahan KPU Kota Medan juga dapat berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk melakukan pengakuratan pendataan jumlah pemilih di kota Medan, sehingga partisipasi masyarakat di Pilgubsu akan meningkat”, Pungkas Walikota.
Menurut Walikota, untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum, sebaiknya waktu hari pencoblosan tidak diliburkan. artinya masyarakat diberi waktu pencoblosan dan dapat kembali bekerja. jika diberi libur tentunya hari pencoblosan akan dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur.
“Nanti dihari pencoblosan, saya juga akan meminta kepada Kepling untuk mendata dan memastikan warganya datang ke TPS untuk mencoblos, tentunya ini akan saya minta pertanggungjawaban melalui Camat dan Lurah. Diharapkan cara yang akan dilakukan ini dapat meningkatkan partisipasi masyarakat untuk memilih pemimpinnya”, harap Eldin.(red)












