Medan  

Tinjau Jembatan rusak di Sicanang, Walikota : Akan dibangun secepatnya

MEDANHEADLINES, Medan – Menanggapi banyaknya keluhan Masyarakat terkait kondisi jembatan titi dua di Jalan Sicanang, Kelurahan Belawan Sicanang,  Kecamatan Medan Belawan yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan, membuat Walikota Medan Dzulmi Eldin melakukan Peninjauan kelokasi tersebut,Senin (18/9/2017)

Didampingi Asisten Umum Ikhwan Habibi Daulay, Kadis Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan Khairul Syahnan, Kadis Perumahan, Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang Syampurno Pohan,serta Camat Belawan Ahmad Wali Kota melihat kondisi jembatan memang sangat memprihatinkan sehingga harus dibangun secepatnya.

“Jembatan ini harus dibangun secepatnya, sebab keberadaannya sangat vital karena menghubungkan dua kelurahan yakni Belawan Sicanang dan Belawan Bahari. Akses lain tidak ada, artinya jika jembatan ini ambruk maka warga yang bermukim di Kelurahan Belawan Sicanang ini akan terisolir,” kata Wali Kota.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak Kecamatan Medan Belawan saat ini ada sekitar 8.000 jiwa warga yang bermukim di Kelurahan Belawan Sicanang. Untuk bisa sampai ke Kelurahan Belawan Bahari, termasuk Jalan Kol L Yos Sudarso, warga hanya bisa melalui jembatan tersebut.

Oleh karenanya Wali Kota bisa memaklumi kekhawatiran para warga sekitar. Itu sebabnya begitu melihat Wali Kota datang, mereka pun langsung datang menyampaikan keluhan sekaligus minta agar pembangunan jembatan dipercepat.

“(Pembangunan jembatan) Kini dalam tahap pembuatan pondasi. Akibat air pasang, pengerjaannya sedikit terganggu. Yang pasti  pembangunanya kita upaya secepatnya, insya Allah berdasarkan penjelasan Kadis PU, pembangunan jembatan ini akan rampung dalam waktu empat bulan,” jelasnya.

Penjelasan Wali Kota langsung diamini Kadis PU. Dikatakan Syahnan, pembangunan  jembatan  saat ini sedang dikerjakan perusahaan  pemenang tender. “Waktu pengerjaannya empat bulan.  Jika lewat dari waktu  tersbut, mereka akan kena penalti. Tentunya mereka tidak mau dan berupaya menyelesaikan pembangunan jembatan dalam waktu empat bulan,” ungkap Syahnan.

Kemudian Syahnan pun menyatakan rasa optimisnya pembangunan jembatan akan selesai dalam waktu empat bulan. Begitu  pembuatan pondasi selesai, tinggal meletakkan jembatan saja, sebab pembuatannya dilakukan dengan pencetakan.

“Jadi waktunya  bisa lebih cepat lagi meski air pasang  sedikit mengganggu proses pembangunan jembatan yang dilakukan saat ini,” paparnya.

Ia menambahkan, pembuatan pondasi diikuti dengan pembangunan jembatan sementara.  Setelah pondasi dan jembatan sementara selesai dibangun, jelas Syahnan,  jembatan lama akan dihancurkan guna mempermudah pembangunan jembatan baru.

Khusus  untuk jembatan sementara, Syahnan menegaskan hanya  bisa dilalui  sepeda motor maupun  angkutan umum beroda empat, sedangkan truk tidak diperkenankan untuk melintasinya karena tonasenya cukup berat sehingga jembatan sementara dikhawatirkan tidak kuat untuk menahannya.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.