MEDANHEADLINES, Medan – Direktur utama (Dirut) PD Pasar kota Medan Drs Rusdi Sinuraya menyampaikan keinginannya untuk merubah image 53 pasar tradisionil di Kota Medan yang selama inin terkesan kumuh, becek dan macet menjadi pasar modern dan representative
Selain melakukan perubahan itu, pihaknya juga akan melakukan terobosan-terobosan lainnya seperti membuat pasar digital (online) untuk menjawab keinginan masyarakat yang saat ini cendrung berbelanja secara online.
Diyakininya, Jika itu tidak cepat disikapi maka pedagang yang selama ini bertahan berjualan di pasar-pasar tradisionil akan tergerus dan penghasilan mereka terus berkurang.
“ Dengan keberadaan pasar online nanti, para pedagang tidak hanya berkutat di kios-kios yang ada, mereka bisa melakukann transaksi jual beli melalui handphone. Di sampinmg itu melalui pasar digital nanti, kita juga akan membantu marketpara pedagang sehingga omset mereka tetap baik,” paparnya.
Di samping pasar digital, Rusdi juga menyampaikan rencananya untuk menjadikan Pusat Pasar sebagai Pasar Pariwisata. Artinya, wisatawan yang datang bisa langsung belanja untuk membeli kuliner khas Kota Medan dengan mengendarai mobil masuk dalam pasar tersebut. Sedangkan yang terakhir, ingin menjadikan Pasar Petisah sebagai ikon Kota Medan.
“ Selama ini keberadaan Pasar Petisah sudah sangat terkenal. Aneka pakaian dan tas mulai harga Rp.5.000 sampai Rp.50 juta ada di jual di situ. Dengan pengelolaan yang lebih baik lagi, saya optimis Pasar Petisah bis amenjadi ikon Kota Medan,” ujarnya optimis..
Sementara itu, Pemerintah kota Medan melalui Sekda menyampaikan dukungannya pada langkah yang dilakukan Perusahaan Daerah (PD) Pasar untuk dapat menjadikan seluruh pasar tradisionil yang ada di Medan menjadi pasar modern. (rls)












