MEDANHEADLINES – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menegaskan dana parpol yang akan bertambah pada tahun 2018 mendatang tak bisa dipergunakan secara serampangan.
Hal ini disebabkan kenaikan tersebut ditujukan untuk penguatan partai.sehingga mayoritas peruntukannya harus bersifat kepentingan partai secara umum.
“Misalnya, untuk kaderisasi, atau kegiatan-kegiatan partai lain yang bisa dipertanggungjawabkan,’” ujar Tjahjo.
Mendagri juga mengatakan, penggunaan dana bantuan tidak diperkenankan untuk kepentingan politik beberapa gelintir orang di internal partai. Juga tidak diperuntukkan kepentingan pribadi.
Tjahjo menegaskan, ketentuan tersebut harus dipenuhi. Nanti semua pengeluaran yang dilakukan harus tercatat. “Nanti diaudit oleh BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) setiap tahun,” tambah dia.
Jika saat diaudit tidak clear, bisa saja bantuan tahun selanjutnya dihentikan. Karena itu, dia mengimbau pengurus partai agar memanfaatkan penggunaan uang rakyat itu semaksimal mungkin sesuai ketentuan. (lbs)












