MEDANHEADLINES – Memasuki hari terakhir Pencarian terhadap Wolter Klaus, WNA asal Jerman yang hilang saat mendaki Gunung Sibayak di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, belum juga ditemukan.
Budiawan selaku Kakansar mengatakan, operasi pencarian yang dilakukan oleh tim gabungan ini telah melakukan penyisiran di dua koordinat dengan jumlah personil 42 orang.
“Dalam pencarian kali ini ada 42 orang, termasuk keluarga korban seperti adik kandung dan adik iparnya. Kami menyapu titik pendakian sampai Telaga Putri, tempat makan siang dengan koordinat 03° 14’33” N – E 98° 30’07”,” kata Budiawan.
Budiawan juga menjelaskan, Tim gabungan juga melakukan penyisiran sampai koordinat N03°14’54”-E98°30’29”.
“Hari ini ,Kamis (29/6/2017) adalah pencarian terakhir,jadi kita tetap berusaha semaksimal mungkin,” terangnya.
Budiawan menerangkan, sistem yang diterapkan pihaknya untuk melakukan pencarian sudah memenuhi SOP
“Yang penting kita sudah berusaha maksimal,” ungkapnya.
Terkait penambahan waktu pencarian, Budiawan mengatakan,sesuai prosedur pencarian akan dilakukan selama 7 hari,namun jika pihak keluarga ingin memperpanjang pencarian maka biaya operasional akan dibebankan ke pihak keluarga.
“ Kita sudah sampaikan ke pihak keluarga,jika hari ini belum ditemukan apakah akan diperpanjang atau tidak,namun belum mendapat jawaban karena pihak keluarga masih berkonsultasi dahulu dengan pihak Dubes Jerman,” ungkapnya.
Diketahui, Wolter Klaus dilaporkan hilang pada Kamis (22/6/2017) lalu. Hal ini pertama kali dilaporkan pihak hotel tempat pria 49 tahun itu menginap. Saat dilakukan pengecekan di pos pendakian Gunung Sibayak, namanya tercatat mendaki pada Rabu (21/6/2017).











