MEDANHEADLINES, Medan – Dalam beberapa hari terakhir,Kota Medan sedang mengalami Suhu Udara yang mencapai 35 derajat Celcius sehingga Masyarakat Dihimbau agar mewasadai terjadinya Dehidrasi akibat Cuaca Panas Ini.
Pengamat kesehatan DR dr Umar Zein SpPD KPTI mengungkapkan,Kondisi Dehidrasi ini sangat mungkin terjadi apalagi bagi masyarakat yang sedang menjalankan ibdah puasa.
“Kondisi cuaca panas di siang hari, rentan terjadinya dehidrasi,” ungkapnya
Lebih lanjut ia menghimbau agar masyarakat menghindari paparan langsung dengan sinar matahari apabila melakukan aktifitas diluar rumah
“ Bila terpaksa harus melakukan aktifitas di luar rumah, sebaiknya menggunakan pelindung dari paparan sinar matahari, juga gunakan masker untuk mencegah terjadinya Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) karena musim panas biasanya dibarengi dengan banyaknya debu,” jelasnya
Selain itu, dokter spesialis penyakit dalam ini juga mengimbau untuk mewaspadai berjangkitnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan nyamuk Aedes aegypti sebagai vektornya. “Siang hari cuaca panas dan malam harinya terjadinya hujan, terutama di Medan kemungkinan adanya genangan air yang menyebabkan timbulnya populasi nyamuk aedes penyebab DBD,” tandasnya.
Sementara itu, Kabid Data dan Informasi BMKG Wilayah I Medan Syahnan, menyampaikan, selain cuaca di Sumut termasuk Kota Medan mencapai 35 derajat celcius, kecepatan angin juga mencapai 20 knot per jam. Karenanya ia mengingatkan agar mengurangi aktifitas di luar rumah. “Apabila ada aktifitas di luar rumah agar menggunakan pakaian tertutup untuk menghindari pantulan sinar matahari,” Imbaunya (lbs)












