Medan  

Dimutasi karena lapor Pungi,8 pegawai Puskesmas aksi tidur di kantor DPRD Medan

MEDANHEADLINES – Merasa diperlakukan tidak adil,Delapan pegawai Puskesmas simalingkar menggelar aksi tidur di kantor DPRD Medan,Senin (29/5/2017) Malam

Aksi ini mereka lakukan menyusul surat mutasi yang mereka dapatkan dari dinas kesehatan yang diduga karena mereka melaporkan adanya pungutan tidak resmi berkedok biaya akreditasi puskesmas ke Ombudsman Perwakilan Sumatera Utara, DPRD Kota Medan dan Komisi Pemberantasan Korupsi.

“ Iya, kami Nginap disini, sebagai bentuk kekecewaan kami karena dimutasi,padahal kami kan menyampaikan hal yang benar,” pungkas drg Eshter Sitompul

Ia juga menambahkan, ada 16 orang pegawai yang melakukan pelaporan pungli di puskesmas,namun baru 8 orang yang dimutasi, sementara sisanya masih menunggu surat Mutasi,

” Kami ada 16  orang,Cuma ini masih 8 yang dimutasi dulu yang aksi duluan,nanti bakal nyusul lagi yanglain,sekaligus melihat seperti apa perkembangan laporan kami itu,” terangnya.

Diketahui Sebelumnya sejumlah pegawai Puskesmas Simalingkar mengajukan adanya Pungutan Liar berkedok akreditasi puskesmas kepada DPRD Kota Medan, kepada Ombudsman Perwakilan Sumatera Utara dan juga Ke KPK.

Ketiga lembaga ini mengutarakan bahwa kutipan yang dilaporkan tersebut harus dihentikan, namun disinyalir hingga saat ini hampir di seluruh Puskesmas di Kota Medan yang mengikuti akreditasi kegiatan Pungli tersebut masih terus berlangsung.(lbs)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.