MEDANHEADLINES – Peristiwa Bom yang terjadi di kampung melayu dengan hanya hitungan menit sudah menjadi viral di media sosial,melihat hal tersebut Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa meminta warga masyarakat untuk tidak menyebarluaskan foto pelaku maupun korban aksi teror bom Kampung Melayu Jakarta.
“Saya mohon warga jangan memviralkan foto maupun video aksi teror yang terjadi di Kampung Melayu, karena upaya tersebut membuat oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut, akhirnya sadar bahwa mereka terviralkan,” katanya usai meninjau pengungsi Batu Koneng di Ambon
Ia mengatakan, foto dan video aksi teror jangan diviralkan tetapi hentikan, karena target dari pelaku adalah ingin memviralkan rasa takut masyarakat. Yang harus dibangun adalah rasa aman, tenang dan penuh kedamaian.
“Pasca kejadian aksi teror bom sekitar pukul 21.25 WIT saya dapat kiriman foto, saya telah memberikan peringatan kepada teman-teman yang kirim, karena dalam kurung waktu detik, menit bahkan sekian jam aksi tersebut viral di media sosial,” katanya.
Mensos menyatakan, sebagai warga bangsa hendaknya membangun kewaspadaan bersama, agar segala bentuk tindak kekerasan tidak lagi terjadi.
“Segala bentuk upaya yang menjadikan rasa takut dan teror tolong jangan diviralkan melalu berbagai media, mari kita bangun kewaspadaan bersama,” ujarnya.
terkait bantuan yang akan diberikan ke pada Korban Bom,Mensos mengungkapkan, telah menyalurkan santunan kepada keluarga korban bom Kampung Melayu yakni untuk korban meninggal dunia sebesar Rp15 juta, serta biaya bagi korban luka-luka.
“Kehilangan anggota keluarga tidak bisa diganti oleh apapun, tetapi pemerintah berupaya memberikan santunan kematian bagi korban meninggal dunia sebesar Rp15 juta, hal ini berlaku di seluruh Indonesia,” Pungkas Khofifah (antara)












