MEDANHEADLINES, Medan – Gedung Medan International Convention Centre (MICC) Jalan Ring Road Gagak Hitam dipenuhi Ribuan umat Kristiani yang mengikuti ibadah Perayaan Paskah Oikumene Kota Medan tahun 2017, Selasa (16/5/2017)malam.
Dalam Perayaan Paskah kota Medan ini, Walikota berharap dapat menjadi momentum perubahan dan harus dapat diartikulasikan sebagai kebangkitan untuk berbuat sesuatu yang bernilai lebih baik dari sebelumnya demi kemajuan Kota Medan maupun negara dan bangsa. Di samping itu dapat meningkatkan kualitas keimanan yang tercermin dalam perubahan perilaku bermasyarakat yang semakin baik dan toleran.
Salam kesempatan ini, Wali Kota juga mengajak seluruh jemaat yang hadir agar menyatukan tekad untuk terus melakukan perubahan, serta menjadikan Kota Medan lebih bermartabat. Kemudian terus maju dan berkarya untuk memberikan kontribusi yang positif terhadap pembangunan kota, menuju Medan Rumah Kita yang multikultural, berdaya saing, humanis, sejahtera dan religius.
Mantan Wakil Wali Kota dan Sekda Kota Medan ini selanjutnya menginginkan, agar Perayaan Paskah juga dapat membangun keikhlasan serta pendorong untuk meningkatkan keimanan sekaligus sebagai simbol keberhasilan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Diingatkan Wali Kota, makna dibalik Perayaan Paskah tentunya sangat mendalam dan perlu direnungkan selalu oleh segenap umat Kristiani, serta diterjemahkan dalam konteks kekinian. Terlebih lagi dengan perkembangan situasi akhir-akhir ini.
“Tentunya sikap kekeluargaan sebagaimana pesan dari Perayaan Paskah ini, sangat dibutuhkan. Untuk itu melalui Perayaan paskah ini, saya berharap seluruh masyarakat mampu bersama-sama memelihara kerukunan sosial dengan hati yang bersih, tulus dan ikhlas serta toleran,” kata Wali Kota.
Wali Kota juga memaparkan, potret Kota Medan saat ini sedikit banyak telah menggambarkan begitu tingginya kesadaran masyarakat dalam rangka menjaga kerukunan antar umat beragama, sehingga menjadi panutan bagi daerah lain di Sumut bahkan Indonesia.
Bukti dari semua itu, jelas Wali Kota, dapat dilihat dari suasana Kota Medan yang terus mengalami perkembangan yang signifikan, tidak hanya dari sisi infrastruktur kota maupun ekonomi, tetapi juga perkembangan terhadap nilai-nilai sosial dan etika masyarakat.
“Tentunya hal ini tidak terjadi begitu saja melainkan buah dari sikap hidup masyarakat yang semakin tinggi menerapkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Peran tokoh masyarakat dan juga tokoh agama dalam menanamkan sikap hidup yang baik dan harmonis, patut kita apresiasi dan terus kita tingkatkan dalam kehidupan masyarakat yang beraneka ragam ini,” ungkapnya.
Diakhir sambutannya, Wali Kota juga menyampaikan apresiasinya atas kegiatan sosial yang dilakukan Panitia Paskah Oikumene dengan mendatangi sejumlah panti asuhan dan pesantren sekaligus memberikan bantuan. Eldin menilai itu sebagai gambaran betapa tingginya kepedulian dalam rangka meringankan beban sesama.
Perayaan Paskah Oikumene ini diawali dengan pra ibadah, setelah itu dilanjutkan dnegan kebaktian yang dilayani Uskup Agung Medan, Mgr Dr Anicetus Bongsu Sinaga. Usai ibadah, acara dimeriahkan dengan penampilan artis nasional Judika Sihotang dan Regina Ivanova yang bernyanyi bersama dengan Wali Kota. Tidak ketinggalan putri terbaik Kota Medan peraih Grand Champion di Sanremo International Festival di Italia beberapa waktu lalu, Lyodra Ginting serta pembagian hadiah kepada jemaat yang beruntung melalui lucky draw (rls)












