MEDANHEADLINES,Medan – Cuaca buruk yang memicu angin kencang dan ombak yang tinggi melanda wilayah kawasan pesisir pantai Sumatera,akibatnya nelayan di Utara Medan dan Hamparan Perak lebih memilih tak melaut dan menambatkan kapalnya di dermaga.
Salah seorang, buruh nelayan di Gabion Belawan ,Surya (36) menuturkan,ia tidak jadi melaut karena kapal ikan tempatnya bekerja, menunda keberangkatannya karena cuaca di laut sedang buruk.
“ Harusnya semalam kami udah berangkat,(Minggu) Tapi, tekongnya bilang ditunda dulu karena angin kencang,” ujarnya Sabtu (6/5).
Ia juga menambahkan Sepekan terakhir, angin di perairan memang berhembus kencang. Apalagi pada malam hari. Kondisi itu terkadang memaksa para nelayan yang berada di laut, sulit mendapatkan ikan.
“Jika sudah di laut, mau pulang tanpa hasil jelas rugi. Soalnya biaya operasional banyak habis,” ujarnya
Senada dengan itu, Kasi Analisis dan Data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Maritim Belawan, M Rizky mengatakan nelayan perlu mewaspadai potensi terjadinya angin kencang di tengah laut.
“Kami himbau agar kapal ikan terutama nelayan tradisional, mewaspadai potensi terjadinya angin kencang, karena dapat memicu naiknya gelombang laut,” terangnya.(lbs)











