Sumut  

Kapoldasu : Bersih-bersih Didalam, Hajar Keluar

MEDANHEADLINES,Medan – Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel kembali menegaskan bahwa permasalahan narkoba merupakan masalah prioritas pertama yang harus diberantas.Oleh karenanya, Dia tidak akan segan-segan untuk melakukan penindakan tegas bagi siapapun pelaku hingga bandar narkobanya

Hal ini disampaikannya saat mendeklarasikan asrama Polri bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Lapangan Mako Brimob Polda Sumut Jalan KH Wahid Hasyim, Medan, Rabu (03/05) sore.

Rycko menambahkan, Upaya untuk memberantas narkoba, memang akan dilakukan terlebih dahulu ke internal Polda Sumut salah satunya adalah membersihkan Asrama polisi dar Narkoba.

“Ini komitmen kami untuk bersihkan asrama polisi dari narkoba. Kita melakukan bersih ke dalam dan hajar ke luar. Ada 37 asrama polisi dan warganya harus bersih dan bebas narkoba. Barang siapa yang menggunakan narkoba harus keluar dari asrama,” tegas  Rycko.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry yang turut hadir dalam pendeklarasian ini mengajak seluruh masyarakat Sumatera Utara untuk menyatakan bahwa narkoba adalah musuh utama.

“Kita semua masyarakat Sumatera Utara, apapun profesinya menyatakan narkoba musuh utama karena saat ini kurang lebih 14 juta jiwa penduduk Sumatera Utara, 350 ribu orang terindikasi narkoba. Ini merupakan angka yang sangat luar biasa besarnya,”  ujar Erry.

Gubsu juga mengatakan bahwa Pemprovsu akan terus memberi dukungan bagi program Polri khususnya Polda Sumatera Utara.

” Asrama polisi harus bebas narkoba. Kita harus memberikan contoh dimulai dari diri kita maupun organisasi kita. Punya komitmen dulu lalu bisa melakukannya keluar. Ini contoh bagi instansi lain,” tutur Erry.(lbs)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.