Pembantaian di Mabar,Wakapolda : Bukan hanya dendam tapi Perampokan

MEDANHEADLINES,Medan  – Pelaku Pembunuhan terhadap satu keluarga di kelurahan Mabar Medan Deli,ternyata juga berniat melakukan perampokan.

Hal ini diungkapkan Wakapolda Sumut Brigjen Pol Agus Andrianto menanggapi Motif dibalik pembantaian keji yang menghilangkan nyawa 5 orang tersebut

“Sementara (motifnya) bukan hanya dendam, Karena motifnya sudah mengarah ke persoalan uang hasil penjualan tanah milik korban,” ungkapnya

Sebelumnya , Informasi tentang Motif pembunuhan ini bisa diungkap  setelah polisi berhasil menangkap dua dari tiga tersangka,yaitu Roni (21), warga Jalan Pembangunan II, Sekip, Lubuk Pakam, Deli Serdang, yang ditangkap di Jalan Pembangunan II, Lubuk Pakam, Selasa (11/4/2017) sore. Sementara  tersangka lainnya yaitu Andi Saputra (27), warga Jalan Sempurna Gang Buntu, Sekip, Lubuk Pakam yang diringkus di Desa Sei Alim Ulu, Dusun ll, Kecamatan Air Batu, Asahan, Sumut, Rabu (12/4/2017) sekitar pulul 10.00 WIB.

Selain kedua tersangka Polisi juga menangkap  Irwansyah (33), warga Jalan Galang Simpang Jalan STM Lubuk Pakam, Deli Serdang. Namun pria ini masih berstatus saksi karena hanya menemani Andi ke Air Batu, Asahan.

Dari informasi yang diperoleh, Saat Pembantaian ini terjadi Roni berperan sebagai esksekutor terhadap tiga korban yaitu Syifa Fadillah Hinaya atau Naya (14), Gilang Laksono (11), serta Kinara (4).dari ke 3 nya hanya Kinara yang selamat dari pembantaian ini dan saat ini masih dirawat di rumah Sakit.

Sedangkan Andi Saputra diketahui tidak melakukan eksekusi karena hanya  berperan sebagai penjaga di teras rumah untuk mengawasi  orang-orang di sekitar rumah korban.

Untuk satu tersangka lainnya yang juga diduga sebagai dalang pelaku pembantaian,yaitu Andi Lala,hingga saat ini masih di buru aparat kepolisian dan  sudah dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). (lbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.