MEDANHEADLINES,Medan – Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Sandi Nugroho mengatakan, peredaran sabu di Indonesia setiap tahunnya mencapai 215 ton ,dengan jumlah yang sangat besar tersebut,jika dibagi dalam Setahun setidaknya ada sekitar 750 kg sabu yang beredar di Indonesia.
Jika diperkecil lagi untuk skala Sumut, maka peredaran sabu per harinya sekitar 250 kg,sementara Untuk di Medan yang merupakan tempat peredaran narkotika khususnya sabu paling produktif di Sumut,maka per harinya ada sekitar 100 kg sabu yang beredar.di tengah-tengah Masyarakat.
“Dengan rincian tersebut kita hanya tinggal menunggu waktu dan harus menangkal agar anggota keluarga kita tidak terjerat dalam pengaruh narkoba. Kalau kita tidak mau peduli dengan kondisi ini, ancaman narkoba tidak bisa kita tangkal,” paparnya saat mendeklarasikan lingkungan bebas narkoba di Asrama Polri Teladan,kecamatan Medan kota,Jumat,(7/4/2017)
Kapolrestabes juga menambahkan,dari data yang mereka miliki sekitar 70 persen tahanan saat ini terlibat kasus narkoba
“ Jadi, yang paling penting saat ini adalah bagaimana menumbuhkan daya tolak untuk mengatakan tidak dengan narkoba,” ungkapnya.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol Andi Loedianto,data yang mereka miliki menyebutkan,Dari sekitar 14 juta penduduk Sumatera Utara, setidaknya 350 ribu orang berusia 10-50 tahun terdampak narkotika. Khusus di Medan, setidaknya dari 50 orang 1 di antaranya positif narkoba. .
“Dari catatan kami saat ini ada sekitar 800 narkotika jenis baru di dunia. Dari angka tersebut, di Indonesia ada 48 jenis baru dan yang baru bisa dijerat oleh Undang-Undang baru sekitar 13 jenis,” jelasnya.(lbs)












