MEDANHEADLINES – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan agar generasi muda tak terkecuali siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) maupun mahasiswa untuk tidak takut berbisnis.
“Lakukanlah, mulailah segala sesuatu yang berkaitan dengan entrepreneurship, kewirausahaan, kewiraswastaan itu dengan sebuah perjuangan,” pesan Presiden Jokowi saat membuka Rapat Kerja Nasional XVI Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan Peluncuran HIPMI Go to School, di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta
Presiden menambahkan,jika berbisnis maka generasi Muda akan sering mengalami jatuh bangun, maka mereka akan semakin matang. “Gelombang apapun yang datang, bisa kita selesaikan dengan baik,” tuturnya.
Dijelaskan Presiden, era ke depan itu betul-betul akan menjadi sebuah era kompetisi yang sengit, persaingan yang sengit antar individu, antar pengusaha, antar negara. Era keterbukaan ini, lanjut Presiden, tidak bisa disetop lagi, ditolak-tolak lagi.
Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi memberi contoh mengenai business process outsourcing (BPO), dimana meskipun kita punya kekuatan di sini namun kita sering kalah dengan negara lain. “Kita punya kekuatan di sini, misalnya desain, grafis, animasi, aplikasi/software ke depan ini akan memegang peran, dan pasar yang kita kelola sekarang ini masih sangat kecil sekali,” ujarnya.
Menurut Presiden, di BPO ini Indonesia sangat menjanjikan sekali, karena yang masuk ke bidang ini masih sangat kecil. Padahal, lanjut Presiden, hampir 100 persen ini adalah bisnisnya anak-anak muda, bukan anak-anak tua.












