MEDANHEADLINES, Medan – Dalam rangka menarik Perhatian wisatawan asing maupun Lokal, Bupati Toba Samosir Darwin Siagian mengungkapkan, akan menggelar tiga kegiatan bertaraf internasional ke Danau Toba.
Adapun Tiga kegiatan bertaraf internasional itu adalah, perlombaan kayak, kejuaraan arung jeram tingkat duni, dan karnaval Danau Toba.
“kegiatan itu akan dilakukan pada bulan Juli, Agustus dan September,dan sesuai dengan Arahan Presiden Karnaval Danau Toba juga akan dilakukan setiap tahun,” kata Darwin, saat ditemui di PRSU Medan.
Darwin juga Menambahkan, untuk kejuaraan arung jeram akan digelar merupakan kegiatan tingkat dunia yang dihadiri 800 orang dari seluruh negara. Dan Dalam penyelenggaraan arung jeram itu, Pemkab Tobasa akan menjalin kerjasama dengan Kabupaten Asahan.
“Kegiatan arung jeram dilakukan selama 10 hari, dimana Pemkab Tobasa bekerjasama dengan Pemkab Asahan dalam pelaksanaannya. Jadi limahari Pemkab Tobasa, lima hari Pemkab Asahan,” jelasnya.
Lokasi arung jeram yang berada di Kabupaten Tobasa ini pun termasuk tiga besar dunia. Darwin pun meyakini, even yang akan dilakukan tersebut menarik perhatian wisatawan mancanegara untuk datang ke Danau Toba.
“Untuk mempermudah akses para wisatawan, akan dilakukan pembangunan Bandara Sibisa, selain itu landasan Bandara Silangit juga akan diperlebar dari 2400 meter ke 2600 meter,” paparnya.
Sementara itu, Direktur Badan Otorita Danau Toba Arie Prasetyo yang juga hadir menyatakan, Kabupaten Tobasa memang cukup unggul di dalam pariwisata. Untuk mewujudkan 1 juta wisatawan mancanegara pihaknya pun akan mendorong percepatan pembangunan berbagai akses lainnya.
“Kami upayakan Bandar Silangit jadi bandara internasional. Untuk menambah akses ke Danau Toba Kami juga mendorong agar frekuensi kereta api dari Medan ke Siantar ditambah. Rencananya ada penambahan, nantinya ada enam frekuensi,” kata Arie.
Dirinya juga mengusulkan kepada Pemkab Tobasa agar lebih sering menggelar malam kesenian seperti yang digelar di PRSU. Jika dilakukan rutin akan menjadi daya tarik wisatawan datang ke Danau Toba.
“Seperti diadakan pertunjukan tari adat Toba untuk memancing wisatawan. Seperti pertunjukan tari kecak di Bali,” pungkasnya.(lbs)












