MEDANHEADLINES,Medan- Penertiban Pasar Kampung lalang yang dilakukan oleh tim gabungan Polrestabes dan satpol PP kota medan pada Kamis (23/3/2017) dini hari tadi diwarnai kericuhan.
Kericuhan yang terjadi akibat penolakan para pedagang ini sempat mebuat situasi di wilayah ini mencekam karena terjadi aksi saling dorong antara tim dan pedagang yang melakukan Pagar betis.
Karena menolak dibubarkan,aparat polrestabes pun terpaksa menembakkan gas air mata berulang kali untuk membubarkan para pedagang yang mencoba menghalangi jalannya penertiban.
Sebelumnya Kasatpol PP Medan, Muhammad Sofyan sudah mencoba berdialog kepada para pedagang namun tak juga digubris oleh para pedangang.
“Selamat pagi bapak dan ibu. Kami dari Pemko Medan meminta bapak dan ibu segera mengosongkan pasar. Karena pada hari ini kami akan melakukan penegakkan Perda (Peraturan Daerah). Pasar ini akan revitalisasi oleh Pemko Medan,” tegas Sofyan dengan pengeras suara.
Karena Permintaan Sofyan tak digubris Sofyan pun langsung memerintahkan Pasukannya maju mendekati pasar sehingga terjadilah aksi saling dorong dan pembubaran paksa dengan gas air mata.
Setelah pedagang berangsur bubra maka tim pun meratakan kios-kios dengan menggunakan dua Unit excavator yang telah disiapkan sebelumnya.
Diketahui, sekitar Rp 27 Miliar telah disiapkan Pemko Medan untuk melakukan Revitalisasi Pasar Kampung Lalang ini, nantinya Proyek pembangunan akan dilaksanakan oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang. (lbs)











