Satgas Saber Pungli Medan Sosialisasi Pencegahan Pungli

MEDANHEADLINES, Medan – Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Kota Medan terus mengkampanyekan Gerakan berantas Pungutan Liar (Pungli) pasca dibentuknya tim ini akhir oktober lalu.

Tim Satgas yang terdiri dari unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Medan Kali ini melakukan sosialisasi tentang Rencana Unit Tugas Satgas Saber Pungli Kota Medan kepada seluruh Tim Saber Pungli di setiap Unit tugas yang ada di Kota Medan, Rabu (21/12/2016) di Hotel Grand Aston Medan.

Sebagai penanggungjawab Satgas Saber Pungli Kota Medan, Walikota Medan Drs. H.T. Dzulmi Eldin S, M.Si menekankan pentingnya dilakukan sosialisasi pencegahan pungutan liar ini, sebagai gebrakan Tim Saber Pungli untuk memberantas praktek-praktek pungutan liar yang semakin marak berkembang saat ini, meneruskan Perpres No 87 Tahun 2016 Tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar.

“Saya pikir, siapapun dari kita harus sepakat bahwa pungli adalah kejahatan yang sesungguhnya merupakan cerminan dari bobroknya kualitas komitmen, mental dan spiritual pelaku pungli tersebut. Sekarang adalah era yang terbuka, segala praktek pungli akan dengan mudah terendus oleh siapapun yang menjadi korban ataupun terlibat didalamnya,” kata Dzulmi Eldin.

Untuk itu kepada seluruh instansi dan stakeholder yang hadir pada sosialisasi ini Walikota Medan berharap dapat membangun etos kerja baru sekaligus budaya baru dalam penyelenggaraan publik serta menekankan agar jangan mencederai kepercayaan masyarakat dengan merusak citra pemerintah melalui praktek pungli. Melainkan harus mengembalikan kepercayaan masyarakat dengan membangun citra baru pelayanan publik yang berkualitas, sederhana, cepat, transparan dan akuntabel.

“Ingat, Saya sudah berkomitmen untuk tidak akan segan-segan menindak tegas siapapun yang terbukti melakukan pungli. Segera laporkan kepada Tim Saber Pungli bila terjadi praktek-praktek pungli di Kota Medan,” tegas Eldin menambahkan.

Sementara itu Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Sandy Nugroho mengingatkan bahwa dalam menjalankan sistem pemerintahan di Indonesia, demokrasi menjadi pilar utamanya dengan pucuk pimpinan tertinggi ada di masyarakat.

“Untuk itu mari kita semua sebagai bagian dari elemen pemerintahan dapat menjaga kepercayaan masyarakat kepada pemerintah dengan memperkuat fungsi pengawasannya. Jika pemerintah sudah tidak dapat dipercaya lagi oleh masyarakat dapat menimbulkan ketidakstabilan fungsi pemerintahan,” ujar Sandy.

Dalam Sosialisasi ini turut dihadiri pula oleh Wakil Walikota Medan, Ir. Akhyar Nasution, M.Si, Sekda Kota Medan, Ir. Syaiful Bahri Lubis, Danyon Marhanlan I, Letkol Marinir Abdi Zunanda Tambunan, mewakili Danlanud Suwondo, Mayor Ardhianto, Kepala Kajari Belawan M.Syarifuddin, Inspektur Kota Medan, Drs. Farid Wajedi, M.Si, Pimpinan tinggi Pemko Medan, serta seluruh pimpinan SKPD yang ada di lingkup Pemko Medan. (RLS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.