Medan  

Eldin kecewa Kinerja Camat terkait Target PBB

MEDANHEADLINES,- Wali Kota mengungkapkan rasa kecewanya terhadap Camat karena target PBB yang sampai saat ini masih belum terpenuhi.

Dari 21 kecamatan yang ada, lebih dari separuh yang realisasi penerimaan PBB-nya masih di bawah 70% dari target yang telah ditetapkan. Sebagai mantan camat, Eldin yakin jika camat, mau bekerja keras  dipastikannya bisa mewujudkan target PBB yang telah ditetapkan di wilayahnya masing-masing.

“Saya ini dulunya bekas camat, jadi saya faham betul mengenai masalah PBB ini. Untuk itu dengan sisa waktu yang ada ini, saya minta seluruh camat, terutama penerimaan PBB-nya yang masih rendah agar bekerja lebih keras lagi untuk memenuhi target yang telah ditetapkan! Ingat ini menjadi kriteria penilaian bagi kalian!” tegas Eldin dalam Rapat evaluasi Penerimaan PBB 2016 Bersama Camat dan Lurah di The Hill Hotel And Resort Jalan Jamin Ginting, Sibolangit, Deli Serdang,

Dalam rapat evaluasi tersebut, sejumlah camat menyampaikan alasan terkait masih banyaknya warga mereka yang menunggak PBB. Selain adanya tumpang tindih Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT), juga  objek pajak yang luas dan tidak produktif sehingga memberatkan pemilik lahan untuk membayar PBB, serta tidak diketahuinya siapa pemilik lahan sehingga SPPT PBB tidak dapat tertagih.

Namun alasan yang disampaikan sejumlah camat itu tidak dapat diterima Wali Kota. Malah Eldin menuding itu sebagai alasan yang dibuat-buat. “Itu alasan yang dibuat-buat. Saya minta kalian buat laporan secara tertulis, berapa banyak SPPT PBB yang tumpang tindih. Begitu juga berapa banyak lahan yang tidak produktif maupun tidak diketahui siapa pemiliknya. Di luar itu, kalian harus tagih. Saya kasih waktu sampai 23 Desember mendatang. Semua harus selesai!” pungkasnya.

Selain rapat evaluasi, kegiatan ini juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada camat dan lurah yang paling tinggi penerimaan PBB di Kota Medan. Untuk kecamatan, Medan Barat paling tinggi penerimaan PBB dengan presentase sebesar 82,24%, disusul Medan Perjuangan di tempat kedua dengan 81,43% dan Medan Kota menempati peringkat ketiga dengan 80,75 persen.

Sedangkan untuk kelurahan, tertinggi pertama diraih Kelurahan Beringin dengan presentase 98,04%. Lalu diikuti Kelurahan  Sukaraja  menempati peringakt kedua dengan 96,91 % dan Kelurahan Pandau Hulu I di peringkat ketiga dengan 96,00%. Penilaian ini berdasarkan data yang diperoleh dari 1 Januari sampai 25 Nopember 2016. (RLS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.