Sumut  

Remaja Pecandu Narkoba di Sumut Meningkat Tajam

MEDANHEADLINES, Medan – Dari data yang dimiliki oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Jaringan Perlindungan Anak (JPA)  Sumatera Utara pada tahun 2016 mendapati 5,9 Juta Pecandu di kalangan anak Remaja.

Jumlah ini mengalami peningkatan yang cukup tajam dibandingkan dengan tahun 2015 yang mencatat 4,9 Juta anak yang menjadi pecandu Narkoba.

“ Peredaran narkoba di kalangan remaja Indonesia kian meresahkan. Tiap tahunnya, jumlah pengguna di kalangan anak dan remaja meningkat cukup tajam,” ungkap Direktur Pusat Kajian Perlindungan Anak (PKPA) Sumatera Utara, Misran Lubis saat menggelar dialog di Yayasan SOS Children’s Village Jalan Seroja Raya, Medan Tuntungan, Senin (4/9/2017).

Misran mengatakan, rata-rata kalangan anak dan remaja ini sudah terpapar ganja dan sabu. Biasanya, mereka yang terpapar narkoba ini kerap diiming-imingi sesuatu oleh para pengedar dan bandar.

“Tidak hanya pengguna saja saya rasa, tapi juga mereka bahkan ada yang distir menjadi pembawa narkoba. Tentu kondisi ini cukup memprihatinkan,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Sumut, Tuangkus Harianja. Katanya, lebih dari 40 persen anak di bawah 18 tahun terpapar narkoba.

“Pemberantasan narkoba ini sebenarnya bukan hanya tanggungjawab BNN dan polisi saja. Gubernur dan Walikota juga bertanggungjawab,” ungkap Harianja.

Ia mengajak stakeholder untuk sama-sama merangkul masyarakat, khususnya jaringan lembaga masyarakat yang konsern terhadap anak dan perempuan. Sebab, lembaga-lembaga ini lah yang bersinggungan langsung dengan masyarakat.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.