MEDANHEADLINES.COM , Medan – Petugas Kepolisiaan melakukan tindak tegas terhadap seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) karena mencoba melawan petugas saat melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti
Pelaku berinisal SA alias Singke ini sebelumnya ditangkap bersama 2 orang rekannya yaitu A (22) dan IR (36) usai melakukan pencurian di Jalan Mandailing Gang Suka, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Rabu kemarin (16/12/2020).
” Tiga tersangka ditangkap, satu di antaranya yakni Singke terpaksa diberikan ditindakan tegas, karena berusaha kabur saat pengembangan mencari barang bukti. Ketiga tersangka ini terlibat karena memiliki perannya masing-masing ketika beraksi,” Ungkap Kapolsek Percut Seituan, AKP Ricky Pripurna Atmaja
Dijelaskan Ricky, ke 3 Tersangka mencuri sepedamotor milik Pulan yang diparkirkan didepan rumah. Korban yang mengetahui Sepeda motornya telah raib kemudian bersama keluarga membuat laporan pengaduan ke Polsek Percut Seituan.
” Dari laporan korban, petugas melakukan penyelidikan dan melihat rekaman CCTV di sekitar lokasi dan mengidentifikasi pelakunya adalah Singke,” Jelasnya
Selanjutnya, Tambah Ricky, Petugas lalu melakukan pengejaran terhadap Singke dan meringkusnya saat itu sedang lagi tertidur pulas di rumahnya.
Dari pemeriksaan, Singke inipun mengaku kalau sepedamotor curian tersebut telah dijualnya kepada M. Saat dilakukan pengembangan, ternyata M ini keburu kabur ke luar kota. Namun begitu, petugas berhasil mengamankan seorang pekerja M yang berinisial A yang berperan mengantarkan sepedamotor curian tersebut kepada F.
Lalu, petugas Tekab Unit Reskrim Polsek Percut Seituan ini melacak keberadaan F di Jalan Denai, Kota Medan. Di sini, lagi-lagi sasaran polisi tersebut keburu menghilang. Akan tetapi, petugas kembali meringkus IR (36) warga Jalan Masjid, Komplek Medan Estate, Kota Medan yang ikut berkomplot dengan Singke
Tidak sampai di situ, petugas kembali melakukan pengembangan untuk mencari tersangka dan barang buktinya.
” Di saat itu, Singke malah berulah dengan cara mau kabur. Bahkan, polisi yang melepaskan tembakan peringatan juga tidak diindahkannya Sehingga petugas pun mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak kedua betis Singke,” Pungkasnya. (red)












