MEDANHEADLINES,Medan – Untuk mengantisipasi kemungkinan adanya Lonjakan harga dan penimbunan barang menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda-Sumut) membentuk Satgas Pangan.
“Kita sudah bentuk satuan tugas khusus untuk mengawasi bahan pokok jelang Ramadhan. Satgas ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Direktur Kriminal Khusus Polda Sumut,” Ungkap Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel
Kapolda juga mengatakan,sejak dibentuk beberapa waktu yang lalu,Satgas yang akan bekerja hingga lebaran nanti belum menemukan kegiatan penimbunan bahan pokok di wilayah Sumatera utara.
“ Satgas ini akan terus berkoordinasi terhadap pihak terkait guna mengantisipasi adanya oknum melakukan penimbunan bahan pokok,” ucapnya
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Tengku Erry Nuradi juga menyebut harga bahan pokok hingga saat ini masih relatif stabil.
“Belum ada masalah mengenai harga. Karena Sumatera Utara saat ini sedang deflasi,” ungkapnya.
Erry mengatakan, untuk mengantisipasi penimbunan itu, Erry telah mengimbau seluruh pemilik gudang bahan pokok di Sumut untuk melapor ke Satgas Pangan.
“Kalau legal, silahkan melapor. Di mana lokasinya, kemudian laporkan ada izinnya atau tidak,” terang Erry.
Teknis pelaporannya, sambung Erry, bisa disampaikan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemprovsu, ataupun ke Polda Sumut. Agar, pemilik gudang tidak dikenai sanksi hukum.(lbs)












