MEDANHEADLINES,Medan – Menjelang Perayaan Hari Buruh atau yang lebih dikenal dengan May Day 1 Mei mendatang, Ribuan Buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Sumatera Utara dan Aliansi Pekerja Buruh Bersatu Deli Serdang (PBB DS) akan menggelar Unjuk rasa besok, Rabu (12/4/2017).
Aksi serupa bukan saja dilakukan di sumut namun rencananya dilakukan serentak secara nasional di 15 provinsi di Indonesia yang berpusat di Istana Presiden, Jakarta.
Ketua FSPMI Sumut, Willy Agus Utomo didampingi pimpinan elemen Alinasi PBB DS yang berasal dari organisasi FSP Kahut SPSI, FSP Lem SPSI, FSP Niba SPSI, SBSI 92, SBSI, KGB Peta dan SPI, saat menggelar konferensi pers di Kantor FSPMI Sumut, Jalan Raya Medan-Tanjung Morawa, Km 13.1.mengatakan, Untuk di Sumut, para buruh akan berunjuk rasa di Kantor Gubernur Sumatera Utara dan Kantor Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang ada di Medan.
“Jelang perayaan hari buruh sedunia atau May Day kita akan aksi menuntut pemerintah terkait kondisi perburuhan yang makin buruk saja saat ini,” Ungkap Willy, Selasa (11/4/2017).
Dijelaskannya, dalam aksi kali ini para buruh akan menyampaikan beberapa poin tuntutan, baik nasional dan tuntutan daerah terkait masalah perburuhan yang terjadi ,Yaitu mendesak pemerintah agar segera mencabut PP 78/2015 karena Buruh menolak upah murah,kemudian menolak revisi Undang-Undang 13/2003 dan sistem pemagangan dan Mendesak agar dalang kasus korupsi E-KTP segera diadili sebagai bentuk kepedulian kaum buruh terhadap permasalahan yang membelit bangsa, yakni korupsi
“Sebab bagaimanapun, korupsi adalah musuh kita semua. Karena korupsi, uang negara hanya mengalir ke kantong segelintir orang. Kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sulit diwujudkan. Karenanya buruh akan mengambil bagian dalam perang melawan korupsi,” tegas Willy.(lbs)












