Sumut  

Update Covid 19 di Sumut : PDP Naik Menjadi76, Angka ODP Menurun Jadi 2.995

 

MEDANHEADLINES.COM, Medan- Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Sumatera Utara dr  Aris Yudhariansyah kembali memaparkan perkembangan data terbaru terkait kasus penyebaran virus Covid-19.
Dalam keterangan persnya, Aris mengungkapkan ada perkembangan yang baik dari jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Sumut yang menurun menjadi 2,8 persen
“Jumlah ODP di Sumatera Utara mengalami penurunan dari sebelumnya 3.080 menjadi 2.995 orang,” ujar Aris dalam keterangan persnya, Jumat (27/3) petang.
Namun, Untuk jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) mengalami peningkatan dari 71 orang naik menjadi 76 orang.
Penurunan itu terjadi lantaran ada sejumlah ODP yang sudah menyelesaikan masa karantina mandirinya selama 14 hari.
Sementara itu, untuk data yang lainnya masih sama seprti hari sebelumnya. Kasus positif COVID-19 berjumlah 9 orang. Satu diantaranya adalah dr paru-paru yang meninggal pada Selasa (17/3) lalu.
Sementara itu, ada dua orang lainnya yang meninggal dunia dalam status Pasien Dalam Pengawasana (PDP). Namun gugus tugas belum juga mengumumkannya.
Selain itu ada 6 pasien yang dinyatakan negativ COVID-19 dan masih di rawat di rumah sakit. Kemudian ada 3 pasien negatif yang sudah pulang. Data orang yang negatif di rawat dan sudah pulang tidak mengalami perubahan dari sebelumnya.
Hingga kini pihaknya juga masih mempertimbangkan untuk mengungkap identitas ODP. Lantaran, jika dibuka, masyarakat bisa juga melakukan peantauan terhadap ODP yang masih membandel tidak melakukan isolasi mandiri.
“Kami masih berkonsultasi dengan pihak hukum, bagaimana kita secara aman untuk membuka ODP dengan tujuan yang baik. Tujuannya supaya ODP mengkarantina diri secara sukarela,” pungkasnya.
Untuk di Sumatera Utara, masyarakat bisa mengakses beberapa call centre untuk berkonsultasi terkait COVID-19. Antara lain di  0852 -6131 7122 dan Call Centre : 0821 6490 2482 serta call center di setiap kabupaten/kota. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.