MEDANHEADLINES,Medan – Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh tim Saber Pungli Polda Sumut terhadap Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Sumut, Eddy Saputra Salim mendapat perhatian dari Gubernur Sumatera utara,Tengku Erry Nuradi.
“Kondisi ini tentu mencoreng wajah Sumut ,Padahal kita sudah kembali membangunnya dari nol agar nama Sumut kembali baik di mata nasional. Bahkan kita sudah buat sejumlah perubahan-perubahan dan terobosan, baik dalam mengelola APBD, administrasi pemerintahan. Tapi hal-hal di masa lalu harus terulang lagi. Jadi saya sangat kecewa kepada oknum pejabat ini,” tegas Gubsu
Gubsu juga menegaskan kepada seluruh SKPD Provsu agar bekerja dan melayani masyarakat sesuai aturan yang berlaku.
“Saya ingatkan kepada seluruh SKPD di lingkungan Pemprovsu, jangan lagi ada yang melanggar hukum dalam bekerja dalam melayani masyarakat. Mari kita tinggalkan perbuatan-perbuatan yang kurang terpuji di masa lalu. Kalau itu masih dilakukan siap-siaplah kalian mendapat ganjaran hukumnya, seperti yang terjadi saat ini,” ucapnya.
Sebelumnya Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Sumatera Utara (Distamben Sumut) Eddy Saputra, ditangkap oleh Tim saber Pungli melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT), dalam OTT yang dilakukan di Kantor Dinas Pertambangan dan Energi Sumut yang berada di Jalan Pasar II, Setia Budi, Kelurahan Tanjung Sari, Medan Selayang ini diamankan 7 orang yang diduga terkait permasalahan ini yang salah satunya adalah Eddy Saputra.
Selain mengamankan 7 orang terduga,dalam penggeledahan ini aparat kepolisian juga membawa berkas-berkas yang diduga menjadi barang bukti dari operasi Tangkap tangan (OTT) ini.(lbs)












