Tanpa Gunakan APBN, Peremajaan Rusun Sukaramai dapat Apresiasi dari Mentri PUPR dan BUMN

MEDANHEADLINES,Medan – Peremajaan Rumah susun (rusun) Sukaramai yang dilakukan di Medan, Mendapat Apresiasi tinggi dari Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat, Basoeki Hadimoeljono.dan Mentri BUMN Rini Soemarno.

Selain menjadi yang  pertama  di Indonesia  dalam melakukan peremajaan rumah susun, namun juga karena pembangunan yang dilakukan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

“Selain dana yang dipakai bukan dari APBN, hal luar biasa selanjutnya adalah sikap penghuni rusun yang secara suka rela untuk pindah sementara selama proses pembangunan. Kita sangat mengapresiasi hal tersebut”, ungkap Basoeki .

Hal senada juga disampaikan oleh Menteri BUMN, Rini Sumarno. Dirinya menilai jika pembangunan rusun merupakan langkah yang efektif dalam menyiasati kepadatan penduduk.
“Pembangunan rusun ini merupakan langkah bijak untuk membantu rakyat. Tinggal bagaimana kita bisa hidup dan menyesuaikan diri dengan kehidupan yang ada di rusun itu sendiri.

Rini juga mengatakan jika pembangunan rusun ini juga dapat membantu pemerintah untuk menghemat pemakaian APBN. Sehingga nantinya anggrana APBN bisa dialokasikan ke sektor lain yang juga membutuhkan.

Sebelumnya, Dirut Perumnas, Bambang Triwibowo menyampaikan, peremajaan rusun tersebut akan dilakukan terhadap 14 tower berlantai 4 yang akan nantinya akan dibangun menjadi 4 tower dengan 20 lantai atau mencapai 2.064 unit.

Tahap pertama akan dibangun 2 tower dengan total unit sebanyak 1.344. Peremajaan ini juga dilakukan di atas lahan seluas 17,717 meter persegi dengan tipe hunian studio 18 meter persegi hingga 3 kamar tidur. Sebanyak 5 tower lama akan diremajakan dengan total unit hunian sebanyak 374 unit.

“Pendanaan kita dari internal. Banyak sumbernya. Termasuk dari bank. Dan sentraland itu memang namanya bukan bekerja sama dengan sentraland,” ucapnya.(lbs)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.