MEDANHEADLINES,Medan – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut, Brigjen Andi Loedianto Mengungkapkan,Kota Medan adalah lokasi yang sangat strategis bagi peredaran Narkoba. Hal ini disebabkan wilayahnya yang berdekatan dengan Malaysia dan juga Provinsi Aceh
“Lokasi yang strategis karena berbatasan dengan Malaysia, dan juga Aceh yang terkenal dengan masalah ganjanya membuat Medan jadi kota potensial tujuan peredaran narkoba ataupun sekedar tempat transit saja,” ungkap Andi lewat telepon, Sabtu (25/3/2017).
Andi juga mengungkapkan, Umumnya narkoba diselundupkan melalui pelabuhan-pelabuhan tidak resmi yang minim penjagaan. Selain itu, maraknya pengungkapan kasus narkoba di Medan mengindikasikan masih banyaknya konsumen akan barang haram itu.
“80 persen narkoba masuk itu melalui jalur tikus. Karena banyaknya pemesan di Wilayah Medan, maka bermunculanlah bandar-bandar yang akan memasok narkotika,” terangnya.
Diketahui,dalam beberapa Pekan terakhir, Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) maupun Tim Ditnarkoba Mabes Polri berhasil mengungkap jaringan Narkoba bertaraf Internasional di kota medan,dari hasil pengungkapan diamankan ratusan kilogram sabu,dan berbagai jenis narkoba lainnya,bahkan petugas harus menembak mati para tersangkanya bandar karena melakukan perlawanan saat ditangkap.(lbs)












